TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Personel Koramil 1204-15/Sekadau Hilir dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Pawai Budaya Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau yang berpusat di kawasan Betang Youth Center, Jalan Panglima Naga, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (21/7/2026).
Langkah pengamanan intensif yang dimulai sejak pagi hari ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pembukaan agenda tahunan tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah tingginya antusiasme masyarakat.
Sebagai informasi, pesta budaya Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau dijadwalkan berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai 21 hingga 25 Juli 2026.
Pawai budaya yang menjadi salah satu agenda utama pembukaan Gawai Dayak menyajikan beragam pertunjukan kesenian serta tradisi khas Dayak.
Kemeriahan tersebut diwarnai oleh keikutsertaan kontingen utusan Dewan Adat Dayak (DAD) dari tujuh kecamatan, berbagai paguyuban seni, hingga jajaran elemen masyarakat lokal.
Ribuan warga memadati kawasan Betang Youth Center untuk menyaksikan atraksi budaya tersebut secara langsung.
Komandan Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, Kapten Arm Syarif Mahendra menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pengamanan ini merupakan wujud nyata tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan.
Baca juga: Polres Sekadau Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi Kasus Hukum di Media Sosial
"Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat yang mengikuti Gawai Dayak. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar kegiatan budaya ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses," ujar Kapten Arm Syarif.
Dalam pelaksanaannya, TNI berkoordinasi erat dengan personel Polri, unsur pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta berbagai pihak terkait.
Aparat gabungan disebar di sejumlah titik strategis guna mengurai kerumunan massa serta mengatur lalu lintas peserta pawai dan pengunjung.
Lebih lanjut, Kapten Arm Syarif menilai bahwa perhelatan Gawai Dayak tidak sebatas ajang pelestarian warisan budaya, melainkan juga wadah efektif untuk mempererat tali silaturahmi serta persatuan antarwarga di Kabupaten Sekadau.
"Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai budaya tetap terjaga dan hubungan antara masyarakat dengan aparat juga semakin erat," ungkapnya.
Berkat ketatnya pengawalan aparat gabungan, rangkaian Pawai Budaya Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau berjalan aman dan tertib.
Pengamanan terpadu ini menjadi cerminan komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (*)