Kecelakaan Maut Honda Vario Vs KA Dhoho di Kras Kediri, Seorang Pelajar jadi Korban
Dyan Rekohadi July 22, 2026 12:05 AM

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Jambean Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Jawa Timur, Selasa (21/7/2026) sore.

Benturan keras dari si ular besi langsung menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

Seorang pelajar pengendara motor Honda Vario meregang nyawa tertabrak KA Dhoho yang tengah melaju .

Tragedi memilukan ini pun menjadi pengingat berharga akan besarnya bahaya yang mengintai di perlintasan tanpa penjaga.

Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian sembari mengumpulkan bukti penyebab pasti peristiwa tragis itu.

Baca juga: Polisi Tangkap Mantan Suami Pembakar Rumah di Plosoklaten Kediri

 

Kronologi Kejadian 

Kapolsek Kras, AKP Agus Salim membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan pengendara sepeda motor di perlintasan tanpa palang pintu itu.

"Benar, telah terjadi kecelakaan antara Kereta Api Dhoho dengan pengendara sepeda motor di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Jambean. Korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut," jelas AKP Agus Salim saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026) malam pukul 20.45 WIB.

Agus menjelaskan, sekitar pukul 15.50 WIB Polsek Kras menerima laporan dari perangkat Desa Jambean mengenai adanya kecelakaan kereta api di perlintasan itu.

Petugas kepolisian kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 351x EAC dari arah timur menuju barat.

Saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu, di saat bersamaan melintas Kereta Api Dhoho jurusan Kediri-Tulungagung hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras mengakibatkan sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah.

Sementara korban terpental dan mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Detik-detik Menegangkan Tabrakan KA Dhoho vs Truk Pasir di Kota Blitar, Saksi: Di Tengah Rel Mogok

 

Terekam CCTV

Peristiwa tragis itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial.

Belakangan diketahui lokasi kejadian berada di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 265 Kilometer 172+7/8 petak jalan Kras-Ngadiluwih Desa Jambean Kecamatan Kras.

Korban diketahui merupakan seorang pelajar kelas XII MAN 1 Kota Kediri berinisial M.S. (17), warga Kecamatan Kras.

Akibat benturan keras, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Arga Husada Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

 

Penyelidikan Polisi dan Imbauan Keselamatan


Dalam penanganan kejadian itu, petugas Satlantas Polres Kediri bersama personel Polsek Kras melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tetap lancar.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi, di antaranya seorang perangkat Desa Jambean dan petugas keamanan Stasiun Kras, guna melengkapi proses penyelidikan terkait kecelakaan itu.

Agus mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan.

Namun, lokasi kejadian merupakan perlintasan sebidang tanpa palang pintu sehingga pengguna jalan diharapkan memiliki kewaspadaan lebih saat akan melintas.

"Terkait penanganan lebih lanjut diserahkan kepada Satlantas Polres Kediri," katanya.

Agus mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu maupun penjaga.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan, berhenti sejenak sebelum rel, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Dahulukan perjalanan kereta api, patuhi rambu-rambu yang ada, dan jangan memaksakan melintas apabila kereta sudah terlihat atau terdengar mendekat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," imbau AKP Agus Salim

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.