Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Lampung akan mengirimkan 21 utusan untuk mengikuti sertifikasi nasional pelatih, wasit, dan juri, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2026 atau Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 yang digelar di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Baca juga: Hasil RDP SPMB 2026, DPRD Bandar Lampung Desak Perbaikan Sistem dan Evaluasi Menyeluruh
Menjelang keberangkatan, Pengprov Muaythai Indonesia Lampung meminta dukungan dari KONI Lampung untuk kelancaran keikutsertaan kontingen pada agenda nasional tersebut.
Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Lampung, Abu Hasan, mengatakan pihaknya akan mengikuti penataran sertifikasi nasional pelatih serta sertifikasi nasional wasit dan juri yang diselenggarakan Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia pada 2–4 Agustus 2026 di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jawa Barat.
Setelah mengikuti agenda sertifikasi, kontingen Lampung juga dijadwalkan tampil pada Kejurnas Muaythai 2026 atau Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 yang berlangsung pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Bang Yan (Abdu Rosyad), Kota Bekasi.
Permohonan dukungan tersebut disampaikan Pengprov Muaythai Indonesia Lampung saat berkonsultasi dengan jajaran KONI Lampung di sela Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Lampung yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (21/7/2026).
"Kami berkonsultasi dengan pengurus KONI Lampung sekaligus meminta dukungan untuk mengikuti penataran sertifikasi nasional pelatih, sertifikasi nasional wasit dan juri, serta kejuaraan nasional yang diselenggarakan PB Muaythai Indonesia," kata Abu Hasan, Rabu (22/7/2026).
Abu Hasan menjelaskan, IMC 2026 yang menjadi ajang kejuaraan nasional Muaythai tersebut diperkirakan diikuti 500 hingga 1.000 peserta yang terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan juri dari 38 Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga sekaligus pencarian atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan untuk menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.
Pengprov Muaythai Indonesia Lampung berencana memberangkatkan 21 orang yang terdiri atas 10 pelatih untuk mengikuti sertifikasi nasional, enam wasit mengikuti sertifikasi nasional wasit dan juri, serta lima atlet yang akan berlaga pada Kejurnas Muaythai 2026.
"Kami berharap seluruh peserta dari Lampung dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kualitas pelatih, wasit, maupun atlet yang dimiliki daerah," ujarnya.
Sementara itu, langkah Pengprov Muaythai Indonesia Lampung mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Kehormatan KONI Lampung, Alzier Dianis Thabranie.
Alzier menegaskan KONI Lampung mendukung keikutsertaan seluruh cabang olahraga, termasuk Muaythai, dalam berbagai agenda nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.
"KONI Lampung mendukung penuh kegiatan seluruh cabang olahraga. Kami juga mengimbau para bupati dan wali kota di Lampung untuk memberikan dukungan maksimal kepada para atlet daerah agar mampu melahirkan sumber daya manusia dan atlet Muaythai yang berprestasi di tingkat nasional," tegas Alzier.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan pengurus cabang olahraga dapat memperkuat pembinaan atlet sehingga Lampung mampu mencetak prestasi yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)