Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sosok seorang perempuan yang memiliki akun instagram @adindareligia mendadak viral setelah ia meminta polisi dari Polsek Andir Polrestabes Bandung mengantarkannya pulang hingga ke rumahnya di wilayah Sulaiman, Kabupaten Bandung, pada Senin (20/7/2026) pukul 22.34 WIB.
Jajaran kepolisian dari Polsek Andir pun datang ke lokasi setelah menerima laporan dari layanan 110 menggunakan kendaraan roda empat. Terlihat, seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor saat hendak pulang itu pun terheran bakal dikawal polisi yang menggunakan mobil.
"Yey datang, serius ini dikawalnya pakai mobil? Bapak mau anterin?" katanya terheran dan mendapatkan respon dari polisinya bersedia mengantarkannya.
Kapolsek Andir, AKP Triyono Raharja membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin (20/7/2026) saat menerima laporan dari 110 dari seorang perempuan yang hendak pulang bekerja.
"Ya mungkin karena merasa takut jadi menghubungi layanan 110. Nah, dari 110 itu kami diinformasikan akhirnya petugas piket Polsek Andir meluncur ke lokasi dipimpin Pawas Polsek Andir sama anggota ke lokasi yang kebetulan berada di wilayah hukum Polsek Andir dekat Rumah Sakit Rajawali," katanya saat dihubungi, Rabu (22/7/2026).
Polisi pun lantas mengantarkan perempuan itu hingga ke rumahnya yang ada di kawasan Sulaiman, Kabupaten Bandung.
Menurut Kapolsek Andir, peristiwa ini pertama kalinya terjadi. Namun, dia menegaskan tak masalah ada warga yang menginginkan untuk diantarkan ketika merasa tidak berani untuk pulang
"Ini yang pertama diminta mengantarkan pulang. Ya mungkin yang bersangkutan takut pulang karena sudah malam apalagi di media sosial ramai soal tindak kejahatan jalanan, akhirnya meminta bantuan ke pihak kepolisian untuk diantar. Kami sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat, tentu senang bisa mengawal sampai rumah tetehnya," katanya
Disinggung terkait layanan 110 digunakan untuk melayani masyarakat yang ingin dikawal pulang pada malam hari, Kapolsek Andir pun menegaskan tak masalah jika layanan 110 ini dipakai untuk itu.
"Apapun itu keluhan atau permintaan dari masyarakat untuk meminta bantuan, kami tetap melayani apapun permintaannya," katanya.(*)