TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi Sarwendah mengungkapkan alasannya memilih pindah dari rumah gana-gini saat pernikahan dengan mantan suami, Ruben Onsu.
Sarwendah diketahui menempati rumah gana-gini pasca bercerai dengan Ruben sejak 24 September 2024, lalu.
Dalam rumah yang berlokasi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan ini, turut dihuni oleh anak-anak dan keluarga Sarwendah yang terdiri dari adik dan ibunya.
Pasca dua tahun berpisah, konflik soal anak mencuat hingga merembet pada persoalan rumah.
Lewat pernyataan resminya, Ruben Onsu menyatakan kepemilikan rumah mewah tersebut. Pihaknya juga menyebut kediaman itu dibeli dan direnovasi besar-besaran oleh sang presenter.
Di sisi lain, Sarwendah juga mengabarkan sudah pindah dari rumah mewahnya tersebut. Informasi itu disampaikan lewat vlog singkat di akun TikTok pribadinya, @sarwendahofficial dikutip Selasa (21/7/2026).
Saat ditemui awak media saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan guna menghadiri sidang mediasi Rabu (22/7/2026) pagi, Sarwendah sekaligus disinggung soal alasan pindah rumah.
Janda tiga anak yang kini dipacari pengusaha Giorgio Antonio ini, menyebut ingin lebih tenang setelah pindah rumah.
"Saya mau hidup lebih tenang," tutur Sarwendah singkat sembari berlalu.
Di tengah konfliknya dengan Ruben, Sarwendah juga menginginkan agar ke depan situasinya makin membaik.
Pun nantinya Sarwendah bisa hidup bahagia bersama anak-anak, tanpa dipusingkan lagi dengan masalah soal rumah gana-gini.
"Saya mau bahagia sama anak-anak," tukasnya.
Baca juga: Reaksi Datar Betrand Peto soal Sarwendah Sudah Pindah Rumah
Sementara itu, pihak Ruben Onsu diwakili kuasa hukumnya, Minola Sebayang blak-blakan menyebut rumah yang sempat ditempati Sarwendah beserta anak-anak dan keluarganya pasca-cerai adalah milik kliennya.
Meski sebelumnya, dikatakan Minola, Sarwendah sempat mengklaim soal kepemilikan rumah tersebut.
Pun Sarwendah juga menyebut renovasi besar-besaran dilakukan lewat bantuan mendiang ayah kandungnya, Hendrik Lo.
Kini Minola tegas membeberkan bukti bahwa Ruben lah yang sejak awal membeli rumah tersebut.
Lalu atas permintaan Sarwendah saat masih menikah, dilakukan renovasi besar-besaran dengan Hendrik Lo sebagai kontraktornya.
Semua biaya renovasi senilai Rp11 miliar pun dikeluarkan Ruben lewat kantong pribadinya, meski haru mengangunkan sertifikat rumah untuk mendapatkan pinjaman Rp10 miliar.
Kendati begitu terkait pembayaran biaya renovasi, Ruben ditegaskan telah melunasi dan membayarnya ke Hendrik Lo dengan nominal Rp250 juta sebanyak 41 kali.
Penegasan soal kepemilikan rumah ini, dilakukan pihak Ruben untuk menghindari fitnah sekaligus kabar simpang-siur yang tersebar ke publik.
"Rumah tersebut dibeli oleh Ruben Onsu, ketika masih terikat perkawinan dengan Sarwendah. Sertifikat juga sudah balik nama atas nama Ruben Onsu," tegas Minola saat konferensi pers di hadapan awak media, dikutip Selasa (21/7/2026).
"Ketika rumah itu dibeli sebenarnya Ruben tidak ingin rumah itu direnovasi, karena bicara masalah biaya yang tidak sedikit. Tapi adanya keinginan yang terus menerus agar rumah itu direnovasi. Sebagai informasi yang menjadi kontraktor adalah orang tua S (Sarwendah) sendiri."
"Nilai renovasi itu lebih kurang Rp 11 miliar."
"Untuk kepentingan renovasi tersebut, sertifikat rumah ini diagunkan. Nilai yang dipinjam hampir Rp 10,5 miliar lebih."
"Renovasi berjalan, kemudian Ruben membayar biaya renovasi kepada kontraktor yang dilakukan secara bertahap. Untuk menghindari fitnah karena S dalam podcast menyatakan seolah rumah tersebut adalah rumah dari dia. Jadi kamu harus katakan keluarganya memang ikut terlibat sebagai kontraktor tapi sudah dibayar secara bertahap oleh Ruben Rp 250 juta sebanyak 41 kali transfer ke orang tua Sarwendah, Hendrik Lo," papar Minola panjang lebar.
Terhitung total yang dihabiskan Ruben untuk biaya renovasi rumah dan sudah ditransfer kepada Hendrik Lo yakni lebih kurang Rp 11 miliar.
Total dari pembayaran yang dilakukan Ruben Onsu untuk perbaikan rumah tersebut mencapai Rp 11.150.325.000 yang ditransfer ke Hendrik Lo," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Ayu)