TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Suasana ceria mewarnai jalan utama Kampung Ani, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Rabu (22/7/2026) pagi.
Ratusan anak dari berbagai jenjang yang sekolahnya berlokasi di dekat kompleks perkantoran pemerintah daerah, berjalan santai menyongsong Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap 23 Juli.
Sejak pagi, para peserta berkumpul di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong Selatan.
Baca juga: Sorong Selatan dan Kota Sorong Berawan, Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Rabu 22 Juli 2026
Mereka berbaris rapi mengenakan pakaian olahraga dari sekolah masing-masing.
Barisan paling depan membawa spanduk bertuliskan ‘Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026’ dengan tema ‘Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan’.
Jalan santai dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dengan rute dari depan Kantor Dinas Pendidikan menuju Halaman SMP Negeri 3 Teminabuan di Kampung Ani, Distrik Teminabuan.
Baca juga: UPDATE Palang Kantor BPKAD Sorong Selatan Dibuka: Sekda Pastikan Gaji ke-13 ASN segera Terealisasi
Peserta dilepaskan oleh Asisten III Setda Sorong Selatan Edith Dony Tamaela usai doa bersama.
Sepanjang perjalanan, para guru mendampingi peserta, sejumlah orang tua ada yang turut berjalan menggandeng anaknya yang masih TK.
Usai jalan santai kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan sosialisasi mengenai pemenuhan hak-hak anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Sorong Selatan Sipora Hombore mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum pengingat semua pihak agar terus memperjuangkan hak-hak anak di Kabupaten Sorong Selatan.
"Di Dinas PPPA terdapat Bidang Pemenuhan Hak Anak yang terus menggemakan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak," katanya.
Dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Sipora mengatakan pihaknya turun langsung ke sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kekerasan dan perundungan.
Salah satunya melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan, begitu juga sekolah dan masyarakat agar bersama-sama memperhatikan anak-anak, karena mereka adalah generasi penerus Kabupaten Sorong Selatan," ujarnya.
Baca juga: TMMD Ke-129 Resmi Mulai di Kampung Sesor Sorong Selatan, 150 Personel Bangun Desa Selama 30 Hari
Sipora mengatakan ke depan pihaknya akan menjalankan program advokasi bagi korban kekerasan serta mendukung organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sorong Selatan.
"Untuk semua anak-anak yang hebat di mana pun berada, semoga hari-hari kalian selalu dipenuhi tawa, cinta,” ucap Sipora. (tribunsorong.com/astri)