Rekaman dari Stadion New Jersey New York mengungkapkan pidato penuh semangat di lorong ruang ganti yang disampaikan oleh Lionel Messi dan Emiliano Martinez saat Argentina mengalami kekalahan di final Piala Dunia. Sang juara bertahan harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 1-0 setelah perpanjangan waktu, dengan kartu merah untuk Enzo Fernandez semakin memperburuk penderitaan mereka.
Albiceleste kesulitan di final
Rekaman dari balik layar di lorong stadion memperlihatkan pidato motivasi dari kapten Messi dan kiper Martinez, baik sebelum maupun selama pertandingan final. Tim juara bertahan mengalami kekalahan tipis 1-0 di perpanjangan waktu dari Spanyol, dengan Ferran Torres mencetak gol kemenangan. Skuad asuhan Lionel Scaloni menghadapi tekanan luar biasa sepanjang laga, dan akhirnya gagal menahan gempuran lawan setelah bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah yang diterima Fernandez di menit-menit akhir.
Pemimpin tim berikan seruan semangat di lorong
Sebelum pertandingan dimulai, Messi berusaha menenangkan suasana dengan meminta rekan-rekannya untuk tidak terganggu oleh kebisingan dari luar. Menjelang laga besar tersebut, turnamen sempat diwarnai perdebatan sengit mengenai standar kepemimpinan wasit dan tudingan bahwa keputusan-keputusan pertandingan lebih menguntungkan tim Amerika Selatan.
Dalam arahannya kepada tim, legenda Barcelona itu berkata: "Ayo, teman-teman, hey. Tetap tenang, semua tetap tenang. Itu yang paling penting. Tetap tenang, teman-teman, tunjukkan ketenangan, tetap tenang. Fokus saja bermain, baiklah. Tetap tenang, saya ingin kalian lupakan semuanya, lupakan semuanya. Main saja, fokus untuk bermain, semua fokus bermain, ayo."
Martinez tuntut respons berapi-api
Pada jeda pertandingan, saat skor masih 0-0 namun Spanyol mendominasi penguasaan bola, Martinez mengambil alih suasana di lorong dengan seruan penuh semangat agar timnya lebih berani menyerang ke depan. Kiper Aston Villa itu memotivasi: "Ayo, dengan hati, teman-teman, hey. Bermain dengan hati berarti maju ke depan, bukan mundur, ke depan. Ke depan, ke depan, ke depan, ke depan. Pengecut bermain mundur, ayo bergerak maju. Tiga umpan dan kita temukan Leo, saya ingin lihat kita membangun serangan dari belakang juga."
Messi kemudian menambahkan: "Ayo, teman-teman, tunjukkan karakter, semua, karakter. Kita selalu punya itu, masa sekarang tidak kita tunjukkan? Ayo, hey. Karakter untuk bermain, ayo mainkan sepak bola kita, ayo bermain, ayo."
Finalis hadapi masa transisi
Kekalahan menyakitkan di New Jersey ini memaksa Albiceleste memasuki fase transisi penting untuk mengevaluasi disiplin tim dan regenerasi skuad setelah gagal mempertahankan gelar. Pada usia 39 tahun, Messi diyakini telah memainkan laga Piala Dunia terakhirnya, sementara masa depan Martinez yang berusia 33 tahun bersama tim nasional juga masih belum pasti.