TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta terus membenahi komposisi skuad jelang kompetisi musim baru. Laskar Mataram resmi mengumumkan perekrutan dua pemain lokal, Muhammad Alwi Fadilah dan Ahmad Agung Setiabudi, untuk memperkuat lini pertahanan.
Kehadiran kedua pemain lokal tersebut menjadi bagian dari langkah manajemen dalam menambal celah permainan yang menjadi bahan evaluasi pada musim lalu, khususnya di sektor belakang.
Manajer Tim PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa Alwi Fadilah dipilih karena dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang bersama Laskar Mataram.
"Kami melihat Alwi Fadilah sebagai pemain yang memiliki potensi untuk memperkuat komposisi lini belakang di musim ini," ungkap Iksan, Rabu (22/7/2026).
Pemain kelahiran Bekasi, 10 Mei 2004 itu merupakan mantan penggawa Persija Jakarta junior dan FC Bekasi City. Alwi juga pernah menimba ilmu di Imran Soccer Academy serta Semen Padang U-16.
Selain kemampuan bertahan, Alwi dinilai memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi. Hal tersebut dianggap menjadi nilai tambah bagi strategi tim pelatih.
"Alwi ini pemain muda potensial yang juga punya fleksibilitas main di beberapa posisi. Tentu ini akan menjadi keuntungan bagi tim," tambah Iksan.
Manajemen PSIM berharap Alwi dapat mengembangkan kemampuan fisik maupun mental bertandingnya selama membela klub kebanggaan masyarakat Yogyakarta tersebut.
"Kami berharap Alwi bisa mengembangkan potensinya secara maksimal bersama PSIM dan bisa memberi kontribusi yang berarti bagi tim," tutur Iksan.
Selain Alwi, PSIM juga mendatangkan Ahmad Agung Setiabudi untuk menambah kekuatan di lini belakang.
Pemain kelahiran Demak, 9 Maret 1996 itu direkrut berdasarkan hasil evaluasi performa tim pada musim sebelumnya.
Iksan menyebut Ahmad Agung merupakan sosok yang sesuai dengan kebutuhan taktis tim saat ini.
"Kami mendatangkan Ahmad Agung karena kualitasnya sesuai dengan kebutuhan taktis tim saat ini. Kedatangan Ahmad ini diproyeksikan buat memperkuat area-area yang perlu dibenahi, khususnya di lini belakang yang sempat jadi catatan kami pada putaran kedua kompetisi kemarin," ujar Iksan.
Ahmad Agung bukan nama asing di sepak bola nasional. Ia pernah memperkuat sejumlah klub seperti PSIS Semarang, Bali United, dan Persik Kediri. Bahkan, pemain ini juga sempat menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2020.
Pengalaman yang dimilikinya di level kompetisi tertinggi diharapkan dapat memperkokoh pertahanan sekaligus meningkatkan konsistensi permainan Laskar Mataram.
"Ahmad ini tipikal pemain yang punya versatility juga. Fleksibilitasnya buat main di beberapa posisi bakal kasih banyak opsi strategi bagi tim pelatih di lapangan," kata Iksan.
Ia menambahkan bahwa kualitas dan pengalaman Ahmad akan sangat penting untuk menghadapi musim baru yang diprediksi berjalan lebih panjang dengan jadwal pertandingan yang padat.
"Kami percaya kualitas dan pengalamannya bisa membantu tim menghadapi tantangan musim baru nanti, apalagi kompetisi besok dipastikan berjalan lebih panjang dengan jadwal yang jauh lebih padat," imbuhnya.