WARTAKOTALIVE.COM - Sebelum diperiksa Kepolisian, pengacara Hotman Paris menjelaskan kronologi dirinya dianggap menghina wartawan.
Diketahui Hotman Paris dilaporkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) karena pernyataannya yang dianggap menghina wartawan.
Polda Metro Jaya pun masih mendalami laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea terkait pernyataannya yang berbunyi "lu punya otak nggak" saat konferensi pers.
Polisi memastikan akan memanggil Hotman sebagai pihak terlapor untuk dimintai keterangan.
Meski demikian, Polisi mengatakan penyidik belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hotman.
Saat ini, polisi masih mempelajari laporan yang telah diterima, termasuk memeriksa keterangan pelapor dan barang bukti yang diserahkan.
Terkait hal tersebut, Hotman Paris membantah bahwa pernyataannya menghina wartawan.
Kata Hotman, usai mendampingi kliennya mantan Jampidsus Febrie Adriansyah yang diperiksa di Kejaksaan Agung RI, dirinya dicegat banyak orang untuk memberikan pernyataan.
“Dengan ini saya pertegas saya tidak pernah menghina atau melecehkan organisasi wartawan, tidak pernah menghina PWI, dan sebagainya,” kata Hotman di instagramnya Rabu (22/7/2026).
Hotman menjelaskan saat itu bukan hanya wartawan yang mencegatnya di Kejaksaan Agung RI.
Sebab menurutnya banyak juga mahasiswa dan aktivis dalam wawancara doorstop tersebut.
Hotman juga menyebut ketika itu dirinya tengah menahan sakit karena saraf kejepit.
“Sehingga saya bilang kalau memang ada doorstop tanya jawab, tolong dong sama petugas minta meja dan kursi karena saya baru opname saraf kejepit dan masih sakit,” bebernya.
“Ya, yang hadir itu banyak. Ada yang pegang kamera, ada juga aktivis, ada juga mahasiswa, ada yang bukan wartawan, ada juga entah siapa itu yang sama sekali tidak menunjukkan dia wartawan,” bebernya.
Hotman pun menjelaskan kronologi kenapa dirinya bisa berkata kasar di hadapan wartawan dan kamera.
Menurut Hotman ada seseorang yang tidak diketahui wartawan atau bukan menyerangnya terus dalam pertanyaannya.
Hal itu membuatnya terpancing berkata-kata kasar “Lu Punya Otak Gak,”
“Tiba saya sudah saya sudah berdialog kira-kira kira-kira 10 menit, tiba-tiba ada seseorang laki-laki berdebat sama saya. Dia dia tidak memperkenalkan dirinya. Dia mengatakan, Apa agenda tersembunyi dari lembaga tersebut? Dia menyebutkan nama institusi.
Baca juga: Tak Ada Foto Hotman Paris di Feed Instagram Anaknya, Hanya Ada Ibu
“Terus saya bilang, dari mana gua tahu apakah dia punya agenda atau tidak lembaga tersebut?" Ya namanya juga agenda tersembunyi ya. Akhirnya kemudian dia bertanya, berarti apakah lembaga tersebut salah? Apa kesalahannya? Saya bilang, saya tidak dalam posisi untuk menjawab salah atau tidak, saya hanya mendampingi BHP ya,"
“Apakah dia punya agenda tersembunyi dari lembaga tersebut atau tidak, saya enggak tahu. Tapi dia ngotot terus,” bebernya.
Sehingga Hotman Paris pun memastikan dirinya bukan bermaksud merendahkan profesi wartawan namun pernyataannya untuk antar pribadi terhadap pria yang ada di depannya.
“Setelah dia ngotot minta jawaban saya, akhirnya saya bilang, "Lu punya otak enggak sih?" Ah, "Lu" artinya pribadi perorangan, bukan kelembagaan, karena dia ngotot terus, ya,” kata dia.
Hotman pun tidak tahu pria yang disinggungnya dari media mana. Namun Hotman menyinggung soal adanya bodrex atau wartawan tanpa media dalam sesi doorstop saat itu.
“Tapi di sampingnya banyak oknum-oknum yang tidak pegang kamera, ya, dan katanya juga banyak di sana yang wartawan istilahnya itu bodrek, yang tidak punya media.” kata dia.