TRIBUNNEWS.COM - Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina di partai final.
Namun di balik kesuksesan para pemain yang tampil gemilang, ESPN justru menyoroti sejumlah bintang yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi sepanjang turnamen.
Media olahraga ternama ESPN merilis daftar 11 pemain paling mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Daftar tersebut menggunakan formasi 4-2-3-1 dan diisi oleh sejumlah nama besar dunia, termasuk Neymar dari Brasil serta kapten Belanda, Virgil van Dijk.
Selain kedua pemain tersebut, beberapa nama lain yang masuk daftar adalah Christian Pulisic (Amerika Serikat), Bruno Fernandes (Portugal), Florian Wirtz (Jerman), Scott McTominay (Skotlandia), Federico Valverde (Uruguay), Nico O'Reilly (Inggris), Marc Guéhi (Inggris), Joshua Kimmich (Jerman), dan Fernando Muslera (Uruguay).
Sementara itu, Piala Dunia 2026 berakhir dengan keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dunia.
La Roja memastikan trofi Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Baca juga: Emiliano Martinez Beri Sinyal Pensiun dari Timnas Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
Gol kemenangan Spanyol dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 setelah memanfaatkan umpan Nico Williams.
Hasil tersebut membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada Piala Dunia 2022.
Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Syahrul Fauzi, mengaku sudah memprediksi Spanyol mampu menjadi juara Piala Dunia 2026.
Menurutnya, konsistensi permainan serta filosofi sepak bola yang diterapkan Spanyol menjadi alasan utama keberhasilan mereka.
"Saya sebenarnya sudah memprediksi Spanyol bisa menang karena melihat statistik serta filosofi bermain mereka yang mengandalkan penguasaan bola, passing, dan high pressing."
"Saat menghadapi Portugal, Prancis, hingga Argentina di final, pola permainan Spanyol terlihat konsisten," kata Syahrul ketika dihubungi Tribunnews, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Klarifikasi Pemilik Surat Viral Taruhan Final Piala Dunia, Dibuat Pakai AI: Maaf Sudah Bikin Gaduh
Kiper: Fernando Muslera (Uruguay) - Fase Grup
Kiper veteran Uruguay tersebut kembali tampil di Piala Dunia setelah sempat pensiun dari tim nasional.
Namun, Piala Dunia 2026 berjalan sulit bagi pemain berusia 40 tahun itu.
Pada babak pertama laga fase grup terakhir melawan Spanyol, ia melakukan tiga kesalahan yang berujung gol dan akhirnya digantikan oleh Sergio Rochet.
Bek: Joshua Kimmich (Jerman) - Babak 32 besar
Kimmich dinilai kesulitan menjalankan peran sebagai bek kanan.
Padahal, posisi tersebut bukan lagi posisi utama yang sering dimainkannya bersama Bayern Munich.
Keputusan Julian Nagelsmann menempatkannya di posisi tersebut dianggap tidak memberikan hasil positif bagi Jerman.
Bek: Virgil van Dijk (Belanda) - Babak 32 besar
Van Dijk ikut bertanggung jawab atas lemahnya pertahanan Belanda yang kebobolan lima gol dalam empat pertandingan.
Statusnya sebagai kapten membuat performanya semakin mendapat sorotan.
Bek: Marc Guehi (Inggris) - Juara 3
Bek Manchester City itu tampil cukup baik di beberapa laga, tetapi gagal menunjukkan performa terbaik ketika Inggris menghadapi Argentina di semifinal.
Ia dinilai kurang tenang dan tidak berada di level yang diharapkan.
Bek: Nico O'Reilly (Inggris) - Juara 3
Pemain muda Inggris tersebut dianggap tidak nyaman ketika dimainkan sebagai bek sayap.
Meski sering menjalankan peran tersebut di Manchester City, posisi tersebut dinilai bukan tempat terbaik bagi O'Reilly.
Gelandang: Federico Valverde (Uruguay) - Fase Grup
Valverde gagal memberikan pengaruh besar bagi Uruguay yang tampil mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Gelandang Real Madrid itu dinilai tidak mampu menjadi pembeda bagi negaranya.
Gelandang: Scott McTominay (Skotlandia) - Fase Grup
Datang dengan ekspektasi tinggi setelah membantu Skotlandia lolos ke Piala Dunia, McTominay justru tampil mengecewakan.
Ia dianggap gagal membawa performa terbaiknya dari level klub ke panggung internasional.
Gelandang: Bruno Fernandes (Portugal) - Babak 16 besar
Bruno Fernandes tampil luar biasa bersama Manchester United, tetapi tidak mampu membawa performa tersebut ke tim nasional Portugal.
Ia dinilai gagal menjadi penggerak utama permainan negaranya.
Penyerang: Florian Wirtz (Jerman) - Babak 32 besar
Wirtz mendapat kritik setelah performanya bersama Jerman tidak sesuai harapan.
Pemain Liverpool tersebut dinilai harus membuktikan kualitasnya setelah tampil mengecewakan di Piala Dunia.
Penyerang: Christian Pulisic (Amerika Serikat) - Babak 16 besar
Pulisic sempat tampil menjanjikan pada laga pembuka Amerika Serikat, tetapi cedera membuat performanya menurun.
Ia kemudian gagal memberikan dampak besar ketika tim membutuhkan kontribusinya.
Penyerang: Neymar (Brasil) - Babak 16 besar
ESPN mempertanyakan keputusan Brasil membawa Neymar ke Piala Dunia 2026.
Dengan catatan hanya bermain 37 menit dan Brasil tersingkir di babak 16 besar, kehadirannya dianggap tidak memberikan kontribusi yang diharapkan.
(Tribunnews.com/Isnaini)