Ada Pembangunan Yon TP Trenggalek, TNI Pinjam Rusunawa Selama 3 Bulan
faridmukarrom July 22, 2026 02:49 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Rusunawa Trenggalek dipinjam untuk hunian sementara TNI AD selama 3 bulan saat proses pembangunan  Batalyon Infanteri Teritorial.

Diketahui Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) berada di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Trenggalek, Suprihadi membenarkan hal itu. TNI AD meminjam sebagai tempat sementara selama proses menangunan.

"Jadi untuk Batalyon TP itu karena ada perintah dari Komandan Kodim 0806 untuk menyediakan penampungan sementara ke batalyon sebelum markasnya itu selesai terbangun," ujar Suprihadi kepada TribunMataraman.com, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: Mulai Darurat Musim Kemarau, 2 Desa di Blitar Selatan Bakal Dapatkan Droping Air Bersih dari BPBD

Akhirnya menurut Suprihadi, dari pihak TNI berinisiatif untuk mengajukan peminjaman di Rusunawa di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo yang memang masih ada yang kosong bisa ditempati.

"Akhirnya kita sepakati untuk pinjam selama 3 bulan dengan kapasitas 24 rumah atau kapling," paparnya.

Dirinya menerangkan kondisi satu kamar atau satu kapling tersebut bisa ditempati atau ideal 4 sampai 6 orang sesuai kapasitas.

"Jadi, nanti kekurangannya mereka mendirikan tenda atau markas di halaman Rusunawa," akuinya.

Dikatakannya, rencana pinjam Rusunawa Watulimo ini mulai bulan Juli sampai Oktober selama 3 bulan atau 90 hari.

Akan tetapi, untuk kepastiannya, Suprihadi masih menunggu sprint dari Pangdam Brawijaya kira-kira dimulai kapan. 

"Sekarang sudah kita susun perjanjian pinjamnya dan persiapan sarprasnya," jelasnya.

Disperkimhub Trenggalek mengaku untuk peminjaman ini tidak ada persiapan khusus seperti pembenahan sarana dan prasarana (sarpras). Karena tidak ada hal yang urgent fasilitas masih dalam kondisi baik 

"Belum ada, Mas. Jadi kondisi exitingnya nanti bisa dipakai. Sehingga tidak ada pembenahan khusus," terangnya.

Sebagai informasi, Rusunawa Watulimo Trenggalek ini dibangun pada saat kepemimpinan Emil Dardak untuk mengakomodir masyarakat yang tinggal di Kampung Baru.

Akan tetapi tidak berlangsung lama tidak diminati. Lalu, di akhir-akhir ini masyarakat mulai ada yang menyewa sebagai tempat hunian karena terbilang terjangkau untuk per bulan.

Total keseluruhan ada 50 kamar. Dimana dua kamar tersebut diperuntukkan untuk petugas.

Sehingga yang 48 oleh Disperkimhub Trenggalek dipinjamkan. Saat ini ada 24 yang sudah disewa oleh masyarakat, sehingga total yang bisa dipinjam oleh TNI sebanyak 24 kamar.

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.