TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pemancing LJ (43), warga Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan hilang di Perairan Teluk Pasarwajo, Selasa (21/7/2026).
Hingga Rabu (22/7/2026) pagi, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Kejadiannya bermula saat korban berangkat melaut menggunakan longboat untuk memancing di rumpon di Perairan Teluk Pasarwajo pada Selasa pagi, sekira pukul 17.00 Wita.
Pukul 21.00 Wita, seorang warga bernama La Dobo mendatangi rumpon yang sama dan tidak menemukan korban.
Di lokasi tersebut, saksi hanya mendapati barang-barang milik korban berupa alat pancing, senter, dan celana.
Baca juga: ABK 14 Tahun Hilang Diduga Jatuh di Perairan Lande Buton Selatan Sultra, Tim SAR Cari Korban
Selanjutnya temuan barang-barang tersebut, langsung dilaporkan La Dobo kepada keluarga LJ.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri dan menemukan longboat korban dalam keadaan hanyut di pesisir Pantai Wakoko.
Karena tak kunjung ketemu, mereka kemudian meminta bantuan kepada Basarnas Kendari.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, mengatakan informasi perisitiwa tersebut mereka terima, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul pukul 05.40 Wita melalui laporan dari anggota Polres Buton, Sadam.
"Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 05.55 Wita, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju Last Known Position atau LKP (posisi terakhir yang diketahui) untuk memberikan bantuan SAR," jelasnya.
Baca juga: Kisah Pilu EL Wanita Hilang saat Mencari Kerja di Kendari, Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Jarak Pos SAR Baubau dengan Pasarwajo sekira 45,6 kilometer (km), waktu tempuh 1 jam 12 menit berkendara.
Pos SAR ini berada di Jalan Dayanu Ikhsanuddin, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan kecepatan angin 3 kilometer per jam serta tinggi gelombang 0,1 hingga 0,5 meter.
"Diharapkan pencarian terhadap korban dapat berjalan dengan lancar," ujar Amiruddin AS.
Operasi pencarian ini, juga melibatkan unsur gabungan yang terdiri atas SMC dan Staf SMC, Pos SAR Baubau, Polres Buton, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)