TRIBUNMANADO.CO.ID – Pesawat Susi Air yang melayani rute Manado ke Melonguane (Kep. Talaud) mengalami insiden pecah ban saat mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Rabu 22 Juli 2026 siang
Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI6317 yang dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WITA tersebut sebelumnya memutuskan Return to Base (RTB) ke Bandara Sam Ratulangi Manado akibat kondisi cuaca burukdi Bandara Melonguane yang tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan dengan aman.
Berdasarkan informasi dari Air Traffic Control (ATC), pada pukul 14.33 WITA, saat pesawat melakukan pendaratan di Runway 18 Bandara Sam Ratulangi Manado, pesawat mengalami pecah ban sehingga berhenti di landas pacu (runway) dan menyebabkan runway diblokade.
GM Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko memastikan seluruh 12 penumpang telah berhasil dievakuasi dengan aman dan.
"Tidak terdapat korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut," kata Radityo, Rabu malam ini.
Ia menjelaskan, untuk menjamin keselamatan operasional penerbangan, Airport Operations Control Center (AOCC) telah mengajukan NOTAM Closed Runway.
Proses evakuasi pesawat dilakukan oleh teknisi Susi Air dan diawasi oleh tim operasional Bandara Sam Ratulangi Manado.
Sebagai dampak dari penutupan sementara landas pacu, sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan operasional di antaranya:
• Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA601 rute Manado – Jakarta (CGK), yang harusnya berangkat pada pukul 14.45 WITA.
• Scoot Air dengan penerbangan TR217 rute Manado – Singapura (SIN), yang harusnya berangkat pada pukul 13.50 Wita
• Penerbangan PK-OTD, pada pukul 15.05 WITA.
Dan pesawat yang akan mendarat adalah Batik Air ID 6280 dari Jakarta.
Kata Raditsyo, Manajemen Bandara Sam Ratulangi Manado bersama seluruh pemangku kepentingan terus berkoordinasi untuk mempercepat proses evakuasi pesawat dan mengembalikan operasional bandara secara normal.
"Prosedur dilaksanakan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara," ujarnya.
(TribunManado.co.id/Ndo)