TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN – Pantai Gandoriah tak hanya menawarkan pemandangan laut indah nan memikat serta semilir angin pantai yang menyejukkan.
Kawasan wisata andalan di Kota Pariaman, Sumatera Barat ini juga menjadi surga bagi pecinta kuliner.
Di sepanjang pelataran Pantai, dipenuhi oleh pedagang yang menjajakan beragam makanan khas Pariaman.
Mulai dari camilan, hingga makanan berat, setiap hidangan tersebut memiliki keunikan dan cita rasa yang khas, sehingga sulit ditemukan di daerah lain.
Mencicipi kuliner lokal, merupakan pengalaman yang sayang untuk dilewatkan. Selain harganya yang ramah di kantong, kuliner-kuliner ini juga menjadi bagian dari identitas budaya Pariaman.
Berikut lima kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Pantai Gandoriah.
Baca juga: Ombudsman Soroti Kapasitas Ruang Rawat di RSUP M Djamil Padang, Pasien Sering Lama Dipindahkan
Sala lauak menjadi salah satu kuliner khas Pariaman yang wajib dicoba saat berkunjung ke Pantai Gandoriah.
Jajanan berbentuk bulatan kecil yang terbuat dari tepung beras dan dipadukan dengan rempah-rempah khas Pariaman, kemudian digoreng hingga berwarna kuning keemasan dengan cita rasa yang gurih.
Tak beda jauh, rakik juga menggunakan bahan dasar yang sama dengan sala lauak. Perbedaannya terletak pada tekstur adonan yang lebih encer sehingga menghasilkan rakik yang tipis serta renyah. Rakik tersedia dalam beberapa varian seperti udang, kepiting, dan telur puyuh.
Kedua kuliner ini dijual dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp5.000 per variannya, sehingga menjadi camilan favorit wisatawan saat berkunjung ke Pantai Gandoriah.
Baca juga: TC Semen Padang FC di Yogyakarta Dimulai 2 Agustus, Tantang Borneo FC dan Malut United Jelang Liga 2
Selain camilan tradisional, Pantai Gandoriah juga memiliki kuliner khas yang cocok dinikmati saat jam makan siang tiba, yakni Nasi Sek.
Kuliner ini disajikan dalam porsi kecil dengan nasi yang dibungkus daun pisang berbentuk kerucut. Aroma daun pisang yang meresao ke dalam nasi menjadi salah satu ciri khas yang membuat semakin menggugah selera.
Nasi Sek sendiri merupakan singkatan dari Saratuih Kenyang, karena ketika pertama kali muncul sekitar tahun 1980-an, satu bungkus nasi ini dijual seharga Rp100 dan cukup mengenyangkan untuk sehari.
Nasi Sek biasanya disajikan dengan berbagai lauk khas Minang, seperti gulai ikan, ikan bakar, rendang, sambal, daun singkong, dan siraman kuah gulai.
Kuliner ini menjadi salah satu kuliner favorit wisatawan yang ingin menikmati cita rasa autentik Pariaman di kawasan Pantai Gandoriah.
Baca juga: Esteban Vizcarra Gabung Latihan Semen Padang FC, Kabau Sirah Tinggal Tunggu Satu Pemain Asing
Karupuak kuah menjadi kuliner khas yang tak kalah menarik untuk dicicipi saat berkunjung ke Pantai Gandoriah.
Hidangan ini terdiri dari kerupuk ubi yang berbentuk bulat seukuran telapak tangan yang disiram kuah kuning yang gurih pedas, serta disajikan dengan mie goreng yang menciptakan perpaduan rasa unik dan khas.
Di kawasan Pantai Gandoriah, karupuak kuah biasanya disajikan dalam piring kecil yang terdiri dari lima keping kerupuk yang disusun dengan rapi.
Kuliner ini cocok dinikmati sebagai camilan atau sebagai pengganjal perut karena kuahnya yang gurih dengan rasa pedas. Dengan harga sekitar Rp10.000 per porsi, karupuak kuah menjadi salah satu hidangan yang banyak diburu wisatawan.
Baca juga: Warga Curiga karena Bau Menyengat, Lansia Meninggal Membusuk di Padang
Bagi wisatawan yang ingin mencoba sensasi kuliner yang berbeda, Langkitak Cucuik menjadi salah satu pilihan yang wajib dicicipi saat berwisata ke Pantai Gandoriah.
Kuliner ini berbahan dasar langkitang, sejenis siput bercangkang hitam yang dimasak dengan kuah santan berbumbu dan kaya akan rempah untuk menghasilkan rasa gurih serta pedas yang khas.
Keunikan Langkitang Cucuik bukan hanya terletak pada rasanya, melainkan juga pada cara menikmatinya. Daging Langkitanag dihisap langsung dari cangkangnya, atau dicucuik, dalam bahasa Minang.
Sensasi menghisap langkitang sambil menikmati semilir angin Pantai Gandoriah menjadi pengalaman tersendiri yang membuat kuliner ini selalu digemari masyarakat maupun wisatawan.
Baca juga: Massa Demo Kejati Sumbar Soroti Dugaan Penjemputan Paksa FR, Minta Kasus Tak Terulang
Di antara beragam sajian khas di sekitar Pantai Gandoriah, Sate Piaman terkenal sebagai hidangan dengan keunikan rasa tersendiri.
Berbeda dengan sate lainnya, Sate Piaman dikenal melalui kuah merah pekat berbahan dasar cabai, kaldu daging, dan aenka rempah khas Pariaman.
Perpaduan rasa yang gurih, pedas, serta aroma rempah yang kuat menjadi ciri khas yang membedakan kuliner yang satu ini dengan lainnya.
Sate piaman biasanya menggunakan daging sapi, ayam, lidah, jeroan, hingga lokan atau sejenis kerang pesisir. Sebelum disiram kuah rempah yang kental dan berbumbu, daging sate biasanya dibakar terlebih dahulu.
Kuliner ini disajikan bersama ketupat dengan tambahan kerupuk jangek atau keripik singkong sebagai pelengkap. Sate Piaman menjadi salah satu kuliner yang sayang dilewatkan jika sedang berkunjung ke Pantai Gandoriah. (MG/Yolanda Ramadhan)