TRIBUNKALTARA.COM - Simak harga BBM di Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (22/7/2026), Pertamina akui konsumsi Pertalite melonjak sejak harga pertamax naik.
PT Pertamina Patra Niaga mengakui pergeseran konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di masyarakat, terutama yang subsidi.
Director of Regional Marketing PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading, Eko Ricky Susanto, menyebut perubahan perilaku konsumen terlihat jelas sejak 18 April 2026 di berbagai wilayah.
Semenjak harga BBM nonsubsidi, khususnya pertamax mengalami kenaikan, konsumsi pertalite ikut melonjak hingga 80 persen.
Diduga masyarakat yang sebelumnya mengisi pertamax, mulai beralih ke Pertalite pascakenaikan harga BBM nonsubsidi.
Di sisi lain, penjualan Pertamax Series mengalami penurunan hingga 18 persen.
Baca juga: DPRD Nunukan Dorong Penataan Distribusi BBM Bagi Nelayan dan Pembudidaya Rumput Laut
"Saat ini terjadi peningkatan konsumsi BBM, khususnya produk BBM PSO pertalite maupun JBT Biosolar," ungkap Eko dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII yang via Youtube DPR RI, Rabu (22/7/2026).
Eko menjelaskan, konsumsi BBM subsidi pada Juni 2026 meningkat hampir 9,4 persen dibanding periode sebelumnya.
Porsi pertalite dalam konsumsi bensin naik dari 75 persen menjadi 80 persen, artinya sekitar 5 persen konsumen beralih dari pertamax ke pertalite.
"Produk-produk BBM JBU, khususnya Pertamax Series, terjadi penurunan hampir 18 persen dibandingkan periode sebelumnya," ucapnya.
Lonjakan permintaan ini membuat Pertamina harus menyesuaikan operasi distribusi dan memperkuat stok di jaringan SPBU agar pasokan tetap aman.
Di SPBU, harga BBM nonsubsidi di Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (22/7/2026), tidak mengalami perubahan.
Diketahui, harga BBM di Kaltara masih mengacu perubahan harga pada 1 Juli 2026 lalu.
Baik pertamax, pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tetap tanpa perubahan harga.
Masyarakat Kaltara perlu tahu, harga BBM Nonsubsidi di SPBU daerah ini berbeda dengan tetangga seperti di Berau, Kalimantan Timur.
Di Berau, harga pertamax menyentuh Rp 16.650 per liter, sedangkan di Kalimantan Utara Rp 17.000.
Sedangkan harga Pertamina Dex di Berau, Rp 21.650 per liter, berbeda dengan SPBU Kalimantan Utara yang harganya Rp 22.100 per liter.
Kalimantan Utara
Pertalite: Rp 10.000
Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.150
Pertamax Green 95: -
Biosolar Subsidi: Rp 6.800
Dexlite: Rp 20.550
Pertamina Dex: Rp 22.100
(*)
(TribunKaltara.com/Cornel Dimas Satrio K)