TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU – Intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sejak Selasa malam memicu bencana tanah longsor di dua lokasi di Kecamatan Lais, Rabu (22/7/2026).
Longsor pertama terjadi di Desa Epil yang mengakibatkan dua rumah warga rusak. Sementara longsor kedua terjadi di bantaran Sungai Musi, Desa Danau Cala, yang mengancam permukiman di sekitarnya.
Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, mengatakan longsor di Desa Epil terjadi sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Pergeseran tanah di sekitar dam penahan sungai menyebabkan pondasi rumah warga bergeser hingga bangunan di atasnya roboh.
"Longsor ini merupakan kejadian kedua di Desa Epil. Rumah milik Fauzan yang sebelumnya mengalami rusak ringan kini menjadi rusak berat, sedangkan rumah milik Yurniwati mengalami rusak ringan," kata Marko.
Ia menjelaskan, akibat kejadian tersebut kerugian material diperkirakan mencapai Rp165 juta, terdiri dari kerusakan rumah Fauzan sekitar Rp150 juta dan rumah Yurniwati sekitar Rp15 juta.
"Terkait bencana ini kami telah menerbitkan surat imbauan kepada pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan. Selain itu, kami kembali berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) melalui Dinas PUPR Muba," ungkapnya.
Baca juga: Kisah Wanita di Lubuklinggau, Gendong Anak Selamatkan Diri Saat Tanah Longsor, 2 Rumah Ambruk
Berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan, terdapat sekitar 100 rumah yang berdiri di belakang dam penahan sungai di Dusun II Desa Epil. Kondisi tersebut dinilai rawan apabila erosi pada dinding sungai terus terjadi.
"Kalau kondisi dinding sungai terus tergerus, kami khawatir akan terjadi longsor susulan yang dapat mengancam rumah-rumah di sekitar dam penahan sungai. Karena itu masyarakat diminta tetap waspada," ujarnya.
Pada hari yang sama sekitar pukul 06.00 WIB, longsor juga terjadi di bantaran Sungai Musi, Dusun I, Desa Danau Cala.
Tebing sungai ambles diduga akibat tingginya curah hujan sehingga mengancam sejumlah rumah yang berada di sekitar lokasi.
"Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, beberapa rumah berada sangat dekat dengan bibir longsor sehingga berpotensi terdampak apabila terjadi longsor susulan. Kami mengimbau warga yang berada di tepian sungai untuk tetap waspada jika hujan," pungkasnya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com