TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin resmi melantik 514 Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dari seluruh Indonesia periode 2026-2031.
Prosesi pelantikan tersebut digelar di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026) malam.
Pelantikan diawali dengan pembacaan petikan keputusan oleh Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah janji pengurus.
"Dengan demikian, atas nama DPP PKB saudara-saudari saya nyatakan dilantik," kata Cak Imin.
Dalam laporannya, Ketua Bidang Pengelola Organisasi DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, menyampaikan bahwa 514 ketua yang dilantik merupakan hasil seleksi ketat dari total 1.816 kandidat.
"1.816 kandidat itu dibawa ke forum Musyawarah Cabang dan ditindaklanjuti dengan uji kelayakan dan kompetensi baik yang bersifat profesional dengan melibatkan pihak ketiga, para psikolog baik di lembaga pendidikan tinggi maupun lembaga psikologi profesional. Dan alhamdulillah dari 1.816 lahirlah 514 Ketua DPC se-Indonesia," ujarnya.
Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat untuk menghindari perpecahan akibat pemungutan suara (voting).
Secara keseluruhan, total pengurus DPC yang telah diterbitkan SK-nya oleh DPP PKB mencapai 19.675 personel.
Pada prosesi pelantikan di Kota Tua tersebut, kehadiran mereka diwakili oleh 2.570 personil pengurus DPC dari berbagai wilayah.
Halim menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pengurus baru ini akan dievaluasi secara berkala. Mulai Kamis (23/7/2026) pagi, seluruh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC diwajibkan menandatangani kontrak komitmen dan kontrak kinerja.
"Jika dalam satu tahun kepemimpinannya dianggap layak untuk dilanjutkan, maka akan dilanjutkan kepemimpinannya. Jika tidak layak, tidak layak akan dilakukan evaluasi," imbuhnya.
Baca juga: Sekjen PKB Respons Soal Safari Politik Jokowi: Pemilu Masih Jauh