Ini Isi Curahan Hati Pilu Kakak Dokter Muda Asal Kotim Meninggal Misterius di Lampung Bikin Haru
Sri Mariati July 23, 2026 01:53 PM

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dokter muda asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Muhammad Zulfikar Drake (25), yang ditemukan meninggal dunia di penginapan di Kota Metro, Lampung. 

Di tengah proses penyelidikan polisi yang masih berlangsung, ungkapan pilu datang dari sang kakak kandung, Marliana Drake, melalui unggahan Instagram Story pribadinya pada Kamis (23/7/2026). 

Kalimat singkat yang ia tuliskan menjadi gambaran kerinduan mendalam seorang kakak yang harus kehilangan adiknya untuk selamanya. 

"Kakak ikhlas, tapi kakak rindu," tulis Marliana. 

Tak hanya itu, Marliana juga mengaku terharu melihat begitu banyak doa dan kesaksian yang datang dari orang-orang yang mengenal adiknya. 

Menurutnya, sejak kabar duka itu menyebar, tak henti-hentinya keluarga menerima ucapan belasungkawa serta cerita tentang kebaikan almarhum semasa hidup. 

"Masya Allah Tabarakallah, dari semalam enggak sepi orang bersaksi Fikar anak baik, enggak sepi orang mendoakan yang terbaik buat Fikar, enggak sepi ucapan belasungkawa yang datang pada kami. Kabar ini patah hati terberat keluarga kami," tulisnya. 

Dalam unggahan tersebut, Marliana juga meminta maaf apabila belum sempat membalas seluruh pesan yang masuk karena jumlahnya sangat banyak. 

Ia pun memohon doa agar proses kepulangan jenazah sang adik menuju kampung halaman dapat berjalan lancar. 

"Mohon doanya teman-teman, Insya Allah besok kepulangan adik saya bisa berjalan lancar. Terima kasih untuk segala doa buat Fikar," lanjutnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kerabat keluarga, jenazah Muhammad Zulfikar Drake dijadwalkan tiba di Bandara H Asan Sampit pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 14.10 WIB. 

Selanjutnya, jenazah akan langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan. 

Korban ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Guest House Sakinah, Kota Metro, Lampung, pada Selasa (21/7/2026) malam. 

Peristiwa itu bermula ketika sejumlah rekan korban merasa khawatir karena Zulfikar tidak kunjung merespons telepon maupun pesan WhatsApp. Mereka kemudian mendatangi penginapan tempat korban tinggal. 

Bersama penjaga penginapan, mereka mengetuk pintu kamar berkali-kali, namun tidak mendapat jawaban. Setelah pintu dibuka, korban tidak ditemukan di atas tempat tidur. 

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tergeletak di kamar mandi. 

Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tim Inafis Polres Metro kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro. 

Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan mengatakan hingga kini penyebab pasti kematian dokter muda asal Kotim tersebut masih dalam proses penyelidikan. 

Baca juga: Video Pendataan Pajak Air Tanah Viral, Bapenda Palangka Raya Tegaskan Berlaku bagi Pelaku Usaha

Baca juga: Berawal dari Ide Viral TikTok, Helma Sulap Hobi Melukis jadi Usaha Face Painting di Palangka Raya

Polisi juga menegaskan belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi. 

"Kami meminta masyarakat tidak berspekulasi. Proses penyelidikan masih berlangsung dan setiap perkembangan akan kami sampaikan secara resmi," tegas Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan. 

Hingga Kamis (23/7/2026), kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan kerja korban, serta menelusuri riwayat kesehatan almarhum guna mengungkap penyebab pasti meninggalnya dokter muda yang dikenal baik oleh keluarga, sahabat, dan rekan-rekannya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.