Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pesisir Barat masa bakti 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) di Alun-alun Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: DJP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Dampingi Petugas, Bukan Periksa Wajib Pajak
Dalam kepengurusan periode baru tersebut, Riza Pahlevi menjabat sebagai Ketua DPC PKB Pesisir Barat. Ia didampingi Heri Kiswanto sebagai Sekretaris dan Edy Yurson sebagai Bendahara.
Usai dilantik, Riza menegaskan jajaran pengurus akan segera melakukan konsolidasi organisasi untuk menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.
"Alhamdulillah, hari ini kepengurusan definitif DPC PKB Pesisir Barat telah resmi dilantik. Ini merupakan amanah besar yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan partai dan masyarakat Pesisir Barat," ujar Riza, Kamis (23/7/2026).
Riza yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Pesisir Barat periode 2024–2029 dan Ketua Fraksi PKB menyebut kepengurusan baru memiliki sejumlah agenda strategis, salah satunya meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Pesisir Barat pada Pemilu 2029.
Pada Pemilu 2024, PKB memperoleh tiga kursi dari total 25 kursi DPRD Kabupaten Pesisir Barat.
Untuk mencapai target tersebut, DPC PKB Pesisir Barat menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya penguatan mesin partai, pembekalan kader, serta konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
"Konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat DPC. Kami akan turun langsung ke Pengurus Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan hingga pengurus ranting di tingkat pekon (desa). Kami ingin memastikan seluruh kader memahami peran dan tanggung jawabnya dalam perjuangan partai," tegasnya.
Selain memperkuat struktur internal, Riza mengatakan PKB Pesisir Barat akan terus mendorong program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami ingin PKB hadir tidak hanya saat menjelang pemilu, tetapi juga melalui kerja-kerja yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat menuju Pemilu 2029," kata Riza.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)