SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Keseriusan Wakil Presiden Sriwijaya FC musim 2025/2026, Mohammad David, mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Liga 3 musim 2026/2027 mulai mendapat respons positif dari para pemain.
Sejumlah pesepak bola dari berbagai daerah dikabarkan telah mengirimkan curriculum vitae (CV) atau lamaran untuk bergabung dengan Laskar Wong Kito.
"Ini sudah banyak pemain yang mengirimkan CV ke kita. Selain pemain-pemain lama, ada juga yang pernah bermain di Liga 2," ujar Mohammad David kepada Sripoku.com, Kamis (23/7/2026).
Dari sejumlah nama yang masuk, dua pemain yang terpantau melayangkan lamaran adalah Rizky Juang Pratama dan Iswahyudi Ardinata.
Rizky Juang Pratama merupakan pemain kelahiran Karanganyar, 3 Maret 1996, yang berposisi sebagai gelandang bertahan maupun wing back.
Sepanjang kariernya, Rizky pernah memperkuat sejumlah klub, di antaranya PS Bengkulu (Liga 2 2017), Persiwa Wamena (Liga 2 2018), Persika Karawang (2019), Persija B Foundation, Persijap Jepara (Liga 2 2022), Tornado FC (2024/2025), hingga Persebata Lembata di Liga Nusantara musim 2025/2026.
Selain pengalaman di level klub, Rizky juga memiliki sederet prestasi, seperti runner-up ASF, memperkuat Timnas AFF U-16 dan Timnas ASFC U-18, juara Porda, juara Kejurnas PPLP, hingga runner-up turnamen internasional.
Sementara itu, Iswahyudi Ardinata merupakan pemain kelahiran Gresik, 21 April 2004. Ia memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, yakni centre back, gelandang bertahan, dan right back.
Iswahyudi tercatat pernah meraih gelar juara Total Liga Nasional 2019, Soeratin Gresik U-17 2021, Porprov Gresik 2023, Pra PON Jawa Timur 2024, serta membela Gresik United di Liga 2 musim 2024/2025 dan Liga 3 musim 2025/2026.
Persiapan Tim Tetap Berjalan
Masuknya lamaran para pemain menjadi sinyal bahwa persiapan Sriwijaya FC tetap berlangsung meski hingga kini belum ada kepastian langkah dari manajemen pusat yang berada di Jakarta.
Sebelumnya, Mohammad David telah mengungkapkan sejumlah nama mantan pemain Sriwijaya FC yang berpotensi dipanggil mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) di Palembang.
Awalnya, David hanya menyebut dua nama, yakni Nugroho Fatchur Rohman dan Mukhti Arya Muslim.
Namun, belakangan ia menambahkan beberapa nama lain yang telah menjalin komunikasi dengannya.
"Fajri Ardiansyah (gelandang), wing FC Bekasi City Fachri, Nugroho Fatchur Rohman, Mukhti Arya Muslim, dan Ajay kiper," kata David.
Ketua IJTI Sumsel itu menyebut para pemain tersebut menyatakan siap bergabung apabila dipanggil untuk mengikuti persiapan tim.
Menurut David, langkah ini merupakan bentuk keseriusan menjaga eksistensi Sriwijaya FC agar tetap siap menghadapi Liga 3 musim 2026/2027.
CEO David FC itu bahkan menegaskan siap mengambil inisiatif apabila hingga Agustus mendatang belum ada langkah dari manajemen Sriwijaya FC di Jakarta.
"Yang pasti sebelum kompetisi kita sudah harus persiapan. Kalau di bulan Agustus belum ada pergerakan, saya akan mencoba bergerak sendiri memulai latihan," tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi suporter Sriwijaya FC yang belakangan dihantui isu vakumnya klub kebanggaan Sumatera Selatan setelah terdegradasi ke Liga 3.
David mengungkapkan, training camp akan digelar di Palembang dengan melibatkan mantan pemain Sriwijaya FC serta pemain-pemain muda Elite Pro Academy (EPA).
• Hanura Sumsel Pasang Target Rebut Kursi Hilang di Pemilu 2029, Tak Ada Toleransi Pengurus Bermasalah
"Kita memanggil beberapa pemain untuk mengikuti TC di Palembang. Mungkin pemain lama, serta beberapa pemain EPA. Ini murni inisiatif kami," ujarnya.
Menurutnya, persiapan sejak dini menjadi kunci agar Sriwijaya FC tidak tertinggal saat kompetisi resmi dimulai.
Ia menegaskan kecintaannya terhadap klub menjadi alasan utama mengambil langkah tersebut.
"Saya tidak ingin Sriwijaya FC ini hilang. Karena itu saya akan lakukan persiapan awal. Soal berikutnya, kita tunggu keputusan manajemen di Jakarta. Yang pasti bulan Agustus latihan harus dimulai," pungkasnya.