Hari Anak Nasional, Wawako Pangkalpinang Ingatkan Anak Tak Berhenti Belajar Meski Jalani Pembinaan
Ardhina Trisila Sakti July 23, 2026 04:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna mengajak seluruh anak untuk tidak pernah berhenti belajar, termasuk anak-anak yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang.

Pesan tersebut disampaikan Dessy saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di LPKA Kelas II Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026).

Menurut Dessy, setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, anak-anak yang sedang menjalani pembinaan tidak boleh kehilangan semangat untuk memperbaiki diri.

"Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung segala upaya pembinaan anak dan siap bersinergi dengan berbagai pihak. Setiap anak mempunyai kesempatan yang sama. Walaupun sekarang mereka berada di dalam lembaga pembinaan, mereka tetap memiliki masa depan yang cerah," kata Dessy kepada awak media, Kamis (23/7/2026).

Ia menegaskan, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi dapat dilakukan di mana saja, termasuk selama mengikuti program pembinaan di LPKA.

Karena itu, ia berharap anak-anak terus meningkatkan kemampuan, membentuk karakter dan memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Belajar tidak hanya di sekolah, tetapi di mana saja kita bisa belajar. Yang terpenting mereka menjadi anak-anak yang bertanggung jawab, saleh dan salehah, menghormati orang tua serta menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Dessy mengatakan kualitas generasi muda akan menentukan masa depan daerah maupun bangsa. Oleh sebab itu, anak-anak harus dipersiapkan menjadi generasi yang tangguh, cerdas, dan mampu beradaptasi menghadapi tantangan zaman.

"Masa depan bangsa ini bergantung pada anak-anaknya. Mereka harus menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan adaptif agar mampu membawa daerah dan bangsa menjadi lebih baik," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dessy juga menyampaikan apresiasi kepada anak-anak binaan yang menerima remisi khusus Hari Anak Nasional.

Menurutnya, pengurangan masa pidana yang diberikan negara merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku dan kedisiplinan selama menjalani pembinaan.

Ia berharap remisi menjadi motivasi bagi seluruh anak binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh.

"Kami bersyukur kepada anak-anak yang hari ini mendapatkan remisi. Semoga ini menjadi motivasi, tidak hanya bagi mereka, tetapi juga bagi teman-temannya yang lain agar terus disiplin, bertanggung jawab mengikuti program pembinaan dan yakin bahwa selalu ada harapan untuk masa depan yang lebih cerah," tutur Dessy.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.