Pemkot Pangkalpinang Siapkan Delapan Pasar Murah Sepanjang 2026 untuk Tekan Inflasi
Hendra July 23, 2026 07:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Diskopdag UMKM) terus menggencarkan program pasar murah sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah sepanjang 2026.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Diskopdag UMKM Kota Pangkalpinang, Syafriadi, mengatakan pemerintah telah menjadwalkan delapan kali pelaksanaan pasar murah selama tahun ini.

Program tersebut didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pangkalpinang serta fasilitasi dari Bank Indonesia (BI).

"Dari total delapan kali pelaksanaan, dua kegiatan dibiayai melalui APBD Kota Pangkalpinang, sedangkan enam kegiatan lainnya mendapat fasilitasi dari Bank Indonesia," kata Syafriadi, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, hingga pertengahan tahun, realisasi pelaksanaan pasar murah telah mencapai 50 persen. Sebanyak empat kegiatan telah digelar di sejumlah titik di Kota Pangkalpinang, sementara empat kegiatan lainnya dijadwalkan berlangsung pada Agustus, September, November, dan Desember 2026.

Menurut Syafriadi, seluruh agenda yang tersisa merupakan program fasilitasi Bank Indonesia dan akan difokuskan pada periode menjelang akhir tahun, ketika permintaan kebutuhan pokok masyarakat umumnya meningkat.

Dalam pelaksanaannya, Diskopdag UMKM tidak bekerja sendiri. Pemerintah menggandeng distributor pangan lokal dan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan stok sekaligus menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Program pasar murah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah, terutama menjelang periode akhir tahun yang biasanya diikuti peningkatan permintaan terhadap bahan kebutuhan pokok.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.