TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Momentum Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo untuk mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang aman agar anak-anak dapat tumbuh tanpa rasa takut.
Ajakan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya @hamenang pada Kamis (23/7/2026).
Dalam unggahan itu, Hamenang menekankan bahwa anak-anak merupakan wajah Kabupaten Klaten di masa depan sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan tumbuh kembang mereka berlangsung optimal.
"Anak-anak hari ini adalah wajah Klaten di masa depan," tulisnya.
"Tugas kita bukan hanya membuat mereka tumbuh besar, tetapi juga memastikan mereka tumbuh bahagia, sehat, cerdas, dan berani bermimpi," lanjutnya.
Visual kampanye yang diunggah didominasi warna merah dengan ilustrasi anak-anak, balon warna-warni, serta slogan "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".
Beberapa slide juga menampilkan pesan agar setiap anak merasa aman, didengar, dilindungi, dan memperoleh pendampingan apabila menjadi korban kekerasan.
Hamenang mengajak masyarakat lebih dekat dengan anak-anak melalui komunikasi yang baik.
"Mari kita hadir lebih dekat. Dengarkan cerita mereka, dampingi proses belajarnya, dan ciptakan lingkungan yang aman agar setiap anak dapat tumbuh tanpa rasa takut," katanya.
Baca juga: Prevalensi Stunting di Kota Yogya Turun Jadi 8,27 Persen, Ini Upaya Pemkot Yogyakarta
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian, Pemerintah Kabupaten Klaten turut memperkenalkan layanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak di bawah Dissos P3APPKB.
Layanan tersebut meliputi pendampingan sosial, asesmen, konseling, mediasi, rujukan hingga pendampingan sampai penanganan kasus selesai.
"Di Hari Anak Nasional ini, saya mengajak kita semua untuk tidak ragu saling peduli," ucap Hamenang.
"Jika melihat atau mengetahui anak yang membutuhkan perlindungan maupun pendampingan, jangan diam," tegasnya.
Pada akhir unggahan, Hamenang mengajak masyarakat mengenang cita-cita masa kecil dengan meminta warganet menuliskannya di kolom komentar sebagai bentuk interaksi dalam memperingati Hari Anak Nasional. (*)