Moskow (ANTARA) - Dua diplomat Prancis, yang sempat ditahan di Iran, telah dibebaskan dan kembali ke Prancis, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Noel Barrot pada Kamis.
Sebelumnya, Selasa (21/7), Menlu Iran Abbas Araghchi menyatakan penahanan para diplomat Prancis tersebut disebabkan oleh perilaku mereka yang diduga tidak dapat diterima dan melanggar norma-norma diplomatik.
Kementerian Luar Negeri Iran membantah klaim pihak Prancis, yang menyatakan para diplomatnya diperlakukan secara tidak pantas.
"Kemarin, mereka kembali ke Paris. Mereka mendapatkan semua dukungan yang diperlukan," kata Menlu Barrot kepada stasiun radio France Inter.
Para diplomat tersebut akan terus menjalankan tugas mereka dari Paris hingga masa jabatan mereka berakhir.
Senin (20/7), Menlu Barrot mengumumkan ada dua diplomat Prancis di Iran ditahan selama beberapa jam dan diinterogasi oleh aparat keamanan Iran.
Barrot juga menyatakan Prancis mengharapkan Iran menjelaskan secara tuntas terkait keadaan seputar insiden tersebut dan menghukum yang bertanggung jawab atas kejadian itu.
Barrot menggambarkan penahanan dua diplomatnya tersebut sebagai "tindakan intimidasi yang serius".
Sumber: Sputnik/RIA Novosti





