TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Warga di kawasan Pelabuhan Muaro Padang, Jalan Batang Arau, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di sela-sela kapal, Kamis (23/7/2026).
Korban yang belum diketahui identitasnya atau Mister X ditemukan dalam kondisi tertelungkup sekitar pukul 10.30 WIB.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Satpolairud Polresta Padang langsung menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.
Kasat Polairud Polresta Padang melalui Ps Kasubnit Tindak Unit Gakkum Satpolairud Polresta Padang, Aipda Renol Seprijal membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Ia mengatakan, saat dirinya tiba di lokasi, jenazah telah lebih dulu dievakuasi oleh tim gabungan.
Baca juga: Jalan Menuju SMPN 5 Padang Diperbaiki, PUPR Tambal 15 Titik Usai Laporan Warga
"Benar, kami mendapat laporan dari masyarakat yang berada di pinggir Pantai Muaro Padang. Setelah menerima informasi itu, personel langsung menuju lokasi di Pelabuhan Muaro Padang, dekat kantor kami," ujar Renol.
Namun, saat petugas Satpolairud tiba, proses evakuasi telah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, kepolisian, masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
"Mayat sudah dievakuasi menggunakan ambulans Mentawai Fast dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Saat ini masih dilakukan proses identifikasi oleh Tim Inafis Polresta Padang," katanya.
Renol menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, korban pertama kali ditemukan oleh anak buah kapal (ABK) yang berada di sekitar lokasi.
"Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB oleh ABK. Sekitar 20 menit kemudian atau pukul 10.50 WIB proses evakuasi sudah selesai dilakukan," jelasnya.
Baca juga: Pelabuhan Teluk Tapang Diusulkan Jadi PSN, Sumbar Dorong Industri Hijau dan Reaktivasi Kereta Api
Sementara itu, berdasarkan keterangan yang diunggah Ditpolairud Polda Sumbar melalui media sosial resminya, personel Piket SAR dan Piket Gakkum Ditpolairud Polda Sumbar menerima laporan masyarakat sekitar pukul 10.38 WIB terkait adanya sesosok mayat laki-laki yang mengapung di sela-sela kapal di kawasan Pelabuhan Muaro Padang.
Petugas kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah ke darat.
Korban ditemukan mengenakan kaus lengan pendek bermotif belang hitam putih dan celana panjang hitam.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan oleh Tim Biddokkes dan Inafis Polda Sumbar sebagai bagian dari proses identifikasi dan penyelidikan.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Kompol Harry Andromeda mengatakan hingga Kamis sore belum ada pihak keluarga yang datang untuk mengaku sebagai keluarga korban.
"Sampai detik ini kami masih menunggu ada keluarga yang merasa kehilangan datang ke rumah sakit. Dari sidik jarinya belum dapat identitasnya, sehingga kami masih menunggu selama 3x24 jam," ujar Harry.
Baca juga: PT Semen Padang Raih Predikat AA Akreditasi Kearsipan dari ANRI
Meski identitas korban belum diketahui, Harry memastikan kondisi sidik jari korban masih dalam keadaan baik sehingga proses identifikasi masih terus dilakukan.
"Belum lama berada di dalam air. Sidik jarinya masih bagus, cuma memang belum berhasil mengungkap identitasnya," katanya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubungi pihak berwenang atau datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk membantu proses identifikasi. (*)