Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, SEMARANG – Atlet angkat besi remaja Aceh menunjukkan potensi besar di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Youth and Junior 2026 Pupuk Indonesia yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Meski baru pertama kali tampil di level nasional, dua lifter muda Aceh berhasil mempersembahkan lima medali perunggu di tengah persaingan ketat atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi se-Indonesia.
Prestasi tersebut diraih oleh Rifki Muammar dan Muhammad Ramadhani, yang sama-sama tampil pada kategori Youth.
Keberhasilan keduanya menjadi modal penting bagi Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pengprov PABSI) Aceh dalam menyiapkan regenerasi atlet menuju level yang lebih tinggi.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PABSI Aceh sekaligus Pimpinan Kontingen, Efendi Eria mengungkapkan, rasa syukur atas capaian para lifter muda Aceh pada kejuaraan nasional tersebut.
"Alhamdulillah, dua lifter remaja kita berhasil meraih lima medali perunggu di tengah persaingan yang sangat ketat pada Kejurnas kali ini," ujar Efendi, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: PABSI Aceh Terjunkan 6 Atlet ke Kejurnas Angkat Besi Youth and Junior di Semarang
Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet angkat besi di Aceh berjalan ke arah yang positif.
Kesempatan tampil di kejuaraan nasional memberikan pengalaman berharga bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan mereka dibandingkan para pesaing dari berbagai daerah.
Efendi mengatakan, pengalaman bertanding di level nasional akan menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan kualitas latihan sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
"Setelah mengetahui kemampuan para kompetitor di tingkat nasional, tentu mereka akan berlatih lebih keras untuk mewujudkan hasil yang lebih baik pada kejuaraan berikutnya," katanya.
Pada Kejurnas tersebut, Rifki Muammar yang turun di kelas 60 kilogram kategori Youth sukses meraih dua medali perunggu, masing-masing pada nomor Clean and Jerk serta Total Angkatan.
Selain meraih medali, Rifki juga mencatat peningkatan kemampuan dengan memperbaiki catatan angkatannya hingga enam kilogram dibandingkan hasil latihan sebelumnya.
Baca juga: SK Pusat Terbit, HT Rayuan Sukma Resmi Kembali Pimpin PABSI Aceh, Amel & Zul Ilmi Bidang Binpres
Sementara itu, Muhammad Ramadhani tampil impresif dengan menyumbangkan tiga medali perunggu di kategori Youth.
Ketiga medali tersebut diperoleh dari nomor Snatch, Clean and Jerk, dan Total Angkatan.
Selain dua peraih medali, PABSI Aceh juga menurunkan Muhammad Hafis pada kelas 55 kilogram putra kategori Youth.
Meski belum berhasil naik podium, Hafis mampu finis di posisi keempat serta meningkatkan catatan angkatannya hingga sembilan kilogram setelah naik dari kategori Pre Youth ke Youth.
Di sektor putri, Nurfianti Ramadini menjalani debut pada kategori Junior kelas 49 kilogram setelah sebelumnya tampil di kategori Youth.
Ia juga menunjukkan perkembangan performa dengan meningkatkan hasil angkatannya sebesar tiga kilogram.
Efendi menilai capaian seluruh atlet menjadi sinyal positif bahwa angkat besi Aceh masih berada dalam jalur pembinaan prestasi nasional.
Menurutnya, regenerasi atlet terus dilakukan untuk melahirkan penerus lifter senior Aceh yang selama ini telah mengharumkan nama daerah, seperti Nurul Amal dan Zul Ilmi.
Baca juga: Bikin Bangga! 2 Pembalap Aceh Sabet Gelar Juara Umum Kejurnas Motoprix Region Sumatera
Pada hari yang sama, atlet putri Nisma Safrina juga dijadwalkan tampil di kelas +57 kilogram.
Sedangkan M Fajri Assodiq akan bertanding di kelas +75 kilogram putra pada pertandingan berikutnya.
PABSI Aceh berharap pengalaman yang diperoleh para lifter muda di Kejurnas menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan teknik dan mental bertanding.
Serta membuka peluang meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi nasional maupun internasional di masa mendatang.(*)