TRIBUNMATARAMAN.COM, GRESIK - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar program DISKO 2.0 (Development of Interactive Skills and Knowledge in English) di Perpustakaan Panggon Moco, Desa Siwalan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik.
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan literasi bahasa Inggris anak-anak melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Yang menarik, proses belajar mengajar tidak hanya dipandu mahasiswa ITS asal Indonesia, tetapi juga melibatkan sejumlah mahasiswa internasional yang tengah menempuh studi di ITS.
Mereka berasal dari Zimbabwe, Pakistan, India, dan Kepulauan Solomon, sehingga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih beragam sekaligus memperkenalkan budaya dari berbagai negara kepada para peserta.
Baca juga: Pj Sekda Trenggalek Ajak Masyarakat Jaga Anak dari Bahaya Narkoba: Aset Bangsa
Selama pelaksanaan DISKO 2.0, anak-anak diajak memahami bacaan berbahasa Inggris sekaligus memperkaya kosakata melalui berbagai aktivitas kreatif.
Pembelajaran dikemas dengan konsep Fun Learning, seperti permainan kelompok, menyanyikan lagu berbahasa Inggris, menonton film edukatif, hingga membaca buku cerita bersama.
Metode tersebut dipilih agar proses belajar terasa lebih menyenangkan sehingga materi dapat diterima secara alami tanpa membuat peserta merasa bosan.
Kehadiran mahasiswa internasional juga mendorong anak-anak lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.
Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, mereka juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.
Sebagai puncak kegiatan, Tim KKN Internasional ITS menggelar lomba Storytelling berbahasa Inggris yang diikuti seluruh peserta.
Selain menentukan para pemenang lomba, tim juga memilih Duta Panggon Moco sebagai luaran utama program.
Pemilihan dilakukan berdasarkan kemampuan literasi, kepercayaan diri, serta keaktifan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Program ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus meningkatkan kemampuan membaca sekaligus mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris sejak usia dini.
Perwakilan Pemerintah Desa Siwalan, Najwatul Umadah, mengapresiasi pengabdian mahasiswa KKN Internasional ITS yang dinilai menghadirkan suasana belajar baru bagi anak-anak desa.
"Kami Pemerintah Desa Siwalan sangat bersyukur dan berterima kasih atas pengabdian KKN Internasional ITS.
Meskipun singkat, kehadiran mahasiswa terutama dari luar negeri sangat memberi warna dan mengenalkan metode pendidikan yang inovatif serta interaktif bagi anak-anak kami," ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan melalui pendampingan yang lebih intensif agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat.
"Kami berharap program ini dapat terus didampingi secara intensif agar dampaknya lebih mendalam. Mewakili pemerintah desa dan para orang tua, kami juga memohon maaf atas segala keterbatasan yang ada selama interaksi berlangsung. Sukses selalu untuk teman-teman KKN ITS," tambahnya.
Antusiasme juga disampaikan para peserta kegiatan.
Jani dan Tasya, dua peserta DISKO 2.0, mengaku senang bisa belajar bahasa Inggris dengan cara yang berbeda.
"Aku senang dan bahagia banget bisa ikutan belajar di Panggon Moco bareng kakak-kakak KKN ITS. Apalagi ada kakak dari luar negeri yang seru dan ramah sekali waktu ngajarin bahasa Inggris sambil main game. Perpustakaan jadi ramai dan tidak membosankan, aku pasti bakal rindu banget sama kakak-kakak semua," ujar keduanya.
(Tribunmataraman.com)