Warung Remang-remang Kembali Bermunculan di Pinggiran Kota, Satpol PP Pekanbaru Segera Gelar Razia
Nolpitos Hendri July 24, 2026 12:24 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Warung remang-remang yang berpotensi menjadi tempat prostitusi kembali bermuculan di sejumlah lokasi, pada umumnya di pinggiran Kota Pekanbaru.

Padahal tim gabungan sudah melakukan serangkaian penertiban guna mencegah munculnya warung tersebut.

Lokasi warung di antaranya berada dalam Kawasan Jalan SM Amin, Arengka, Air Hitam hingga Kulim.

Apalagi kemunculan warung remang-remang ini menjadi sorotan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

"Kami segera melakukan monitoring dan pengawasan. Kami siap menindaklanjuti arahan dari Pak Wali Kota," tegas Kasatpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, Tim Satpol PP Kota Pekanbaru berencana menggelar sejumlah kegiatan menindaklanjuti keberadaan warung remang-remang.

Mereka bakal patroli, monitoring hingga razia di lokasi yang diduga terdapat warung remang-remang.

"Dalam waktu dekat, kami akan laksanakan kegiatan patroli, monitoring hingga razia di titik yang sudah kita dapati praktek warung remang-remang," ujarnya.

Desheriyanto mengakui bahwa titik warung remang-remang cukup banyak dan lokasinya menyebar.

Ia menyebut tim bukan hanya menyasar satu lokasi saja tapi beberapa lokasi  warung remang-remang.

"Kita siap mengambil tindakan tegas, terutama saat keberadaannya sudah meresahkan bagi warga," ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho tidak menampik warung remang-remang kembali muncul di sekitar Kawasan Air Hitam.

Ia memerintahkan Satpol PP Kota Pekanbaru segera menggelar penertiban di kawasan itu.

"Kami sudah menerima laporan tersebut, ada yang baru lagi muncul, itu sudah jadi perhatian untuk ditertibkan," tegasnya.

Dirinya mengaku tidak tinggal diam dengan keberadaan warung remang-remang yang berpotensi menjadi tempat prostitusi.

Ia menegaskan tidak ada tempat untuk lokasi prostitusi di Kota Pekanbaru ini.

"Kami tegaskan tidak ada tempat untuk tempat perzinahan di Kota Pekanbaru, ini komitmen kami," ulasnya.

Agung juga tidak mentolerir keberadaan komunitas LGBT di Kota Pekanbaru.

Ia menegaskan bahwa prilaku LGBT berpotensi adanya penularan HIV.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.