Jakarta Provoke! 2026 Hadir di Taman Menteng, Pameran Seni Gratis Sarat Kritik Sosial
Wahyu Septiana July 24, 2026 01:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Jakarta Provoke! 2026 digelar di Taman Menteng, Jakarta Pusat, pameran seni rupa kontemporer tahunan ini hadirkan karya dari 25 seniman. 

Jakarta Provoke! menyulap Taman Menteng tak ubahnya sebuah wadah pertunjukan seni, setiap sudutnya kini hadir instalasi memukau hasil karya para seniman. 

Pengunjung tidak dipungut biaya untuk menikmati karya seni alias gratis, Jakarta Provoke! bisa dinikmati siapa saja selama 10 hari pertunjukan 17 - 26 Juli 2026. 

SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026.
SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026. (Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar)

Karya yang disajikan ada yang berupa seni instalasi, menempati ruang-ruang Taman Menteng seperti air mancur dan area rumput. 

Kemudian karya seni lukis ditempat di ruang rumah kaca Taman Menteng. 

Panitia Jakarta Provoke! 2026, Rafi Wikan, mengatakan, tidak ada tema tunggal yang disuguhkan dalam Pameran tersebut. 

"Ada 25 karya seni, seniman, dan kurator yang mana temanya itu tidak ditentukan, alias terserah si senimannya tersebut," kata Rafi kepada TribunJakarta.com, Kamis (23/7/2026). 

SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026.
SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026. (Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar)

Meski tidak ditentukan, banyak karya seni yang menampilkan pesan sarat akan kritik sosial. 

Seperti misalnya karya milik Jimmy Bens Silaen berjudul Bersiasat - Becak - Ruang Publik.

Karya seni instalasi berbentuk becak panjang yang dimodifikasi seperti sofa, di atasnya berdiri miniatur rumah kumuh. 

Tak kalah menarik, karya seni dari Oscar Matuloh juga memiliki pesan yang sarat akan kritik sosial. 

Judul karyanya Kapten Delusio Halutama, memanfaatkan tiang gawang yang sudah ada di Taman Menteng.

Disulap menjadi siluet besi sang kapten, dikelilingi poster, gambar berisi gerakan sosial populer yang melawan.

SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026.
SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026. (Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar)

Rafi menyebut, hampir semua karya yang ditampilkan memiliki pesan yang mendalam terkait kritik sosial.

"Yang paling dominan sih keresahan warga Indonesia saat ini ya. Kritik sosial," kata Rafi. 

Selain menampilkan karya seni, Jakarta Provoke! juga menyuguhkan berbagai kegiatan seperti workshop dan diskusi publik. 

"Ada workshop, ada talkshow sama seniman, ada pertunjukan seni musik juga," jelas dia. 

SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026.
SARAT KRITIK SOSIAL - Pameran seni Jakarta Provoke! 2026 hadir di Taman Menteng, Jakarta Pusat, ada 25 karya seni instalasi dan seni lukis yang ditampilkan selama 10 hari pertunjukan, 17-26 Juli 2026. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Berita Lainnya

Baca juga: Kasus Alphard Cekcok Vs Satpam Diduga Pakai Pelat Kendaraan Lain, Polisi Buka Penyelidikan

Baca juga: Jogging Track hingga City View, RTH Jati Pinggir Disiapkan Jadi Destinasi Baru Jakarta Pusat

Baca juga: APBD Belum Ada, Pramono Sudah Siapkan Cara Bangun SDN Kebayoran Lama Selatan 09

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.