Jakarta (ANTARA) - Gelandang timnas Inggris Elliot Anderson resmi berseragam Manchester City setelah bergabung dari Nottingham Forest di bursa transfer musim panas 2026.

"Manchester City mengumumkan kedatangan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Pemain berusia 23 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun," demikian pernyataan City di situs resmi klub pada Kamis (23/7).

Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, City menebus Anderson dengan nilai transfer sebesar 116 juta poundsterling (sekitar Rp2,5 triliun) yang sempat menjadi rekor transfer pemain Inggris termahal saat disetujui pada Juni lalu, sebelum kemudian dilampaui oleh transfer Morgan Rogers dari Aston Villa ke Chelsea senilai 117 juta pound sterling (Rp2,80 triliun).

Anderson mengaku antusias memulai petualangan barunya bersama juara liga Inggris tersebut. Ia menyebut kesempatan bergabung dengan Manchester City sebagai peluang yang tidak bisa ditolak.

"Ini adalah klub yang dibangun untuk memenangkan trofi dan bersaing di level tertinggi sepak bola. Itu sangat menarik bagi setiap pemain. Saya sangat senang mendapatkan kesempatan ini dan bertekad membalas kepercayaan yang telah diberikan City kepada saya," ujar Anderson.

Proses negosiasi antara Manchester City dan Nottingham Forest diselesaikan saat berlangsungnya Piala Dunia 2026. Anderson kemudian menjalani tes medis di pusat latihan tim nasional Inggris di Kansas City sebelum transfernya diresmikan.

Sebelum memilih City, Anderson juga dikabarkan menjadi incaran Manchester United. Namun, sang gelandang menegaskan bahwa keputusannya langsung bulat setelah mengetahui minat datang dari The Citizens.

"Manchester City adalah salah satu klub terbesar di dunia. Skuad mereka luar biasa dan sangat kuat di setiap posisi. Begitu saya tahu mereka menginginkan saya, saya langsung bertekad mewujudkan kepindahan ini," kata Anderson.

Ia juga mengaku tertarik dengan mentalitas juara yang dimiliki City dalam lebih dari satu dekade terakhir.

"Saya melihat mereka sebagai tim yang selalu ingin menang dan tidak pernah puas. Itulah tim yang ingin saya bela. Mereka adalah para juara dan peraih trofi. Selama 10 hingga 12 tahun terakhir mereka mendominasi, itulah alasan saya ingin bergabung," ucap Anderson.