BBM Naik, Dompet Menjerit! Pekerja di Karanganyar Curhat Biaya Bensin Mingguan Tembus Dua Kali Lipat
Putri Asti July 24, 2026 07:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bukan hanya soal angka di papan harga, perubahan tersebut kini ikut mengubah cara warga mengatur pengeluaran sehari-hari.

Salah satunya dirasakan oleh Nurdiawan, warga Kaling, Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Pria berusia 30 tahun itu mengaku harus melakukan penyesuaian setelah biaya bahan bakar mengalami kenaikan.

ANTRE PANJANG BBM PERTALITE - Antrean panjang pembelian BBM Pertalite masih panjang, khususnya pesepeda motor, masih tampak di SPBU Klodran, Colomadu Karanganyar Jawa Tengah Selasa 23 Juni 2026 pukul 17.00 WIB jelang petang.
ANTRE PANJANG BBM PERTALITE - Antrean panjang pembelian BBM Pertalite masih panjang, khususnya pesepeda motor, masih tampak di SPBU Klodran, Colomadu Karanganyar Jawa Tengah Selasa 23 Juni 2026 pukul 17.00 WIB jelang petang. (TribunStyle.com/ Agung Budi Santoso)

Setiap hari, Nurdiawan memiliki rutinitas perjalanan dari Karanganyar menuju Solo.

Jarak tempuh tersebut harus dilaluinya menggunakan mobil pribadi untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Namun, kenaikan harga Pertamax yang kini mencapai Rp16 ribu per liter membuat pengeluarannya semakin berat.

Baca juga: Update Harga BBM Kamis 23 Juli 2026, Demi Beli Pertalite, Pekerja Karanganyar Pilih Isi Malam Hari

Nurdiawan mengaku harus kembali menghitung kebutuhan agar biaya transportasi tetap bisa terpenuhi.

"Pengeluaran saya kini membengkak karena setiap hari mobilitas saya harus memakai mobil karena sekalian antar anak dan kerja," ujarnya.

Sebelum harga BBM naik, ia masih bisa mengalokasikan biaya bahan bakar sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu dalam satu pekan.

Kini, anggaran tersebut tidak lagi mencukupi seperti sebelumnya.

Nurdiawan menyebut pengeluaran untuk membeli BBM mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Bahkan, biaya yang sebelumnya dianggap cukup kini harus disiapkan hingga dua kali lebih besar.

"Bayangin saja, biasanya seminggu cukup 300-400 ribu, sekarang jadi membengkak dua kali lipat," katanya.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.