Si Jago Merah Mengamuk di Gresik, 3 Rumah hingga Musala Terbakar, 2 Orang Pingsan
Ndaru Wijayanto July 24, 2026 11:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Kebakaran menghanguskan 5 bangunan di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (23/7/2026) sore.

Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, dua warga dilaporkan pingsan saat kebakaran berlangsung.

Lima bangunan yang terdampak terdiri dari tiga rumah, satu toko, serta Musala Darul Ichsan.

Kebakaran terjadi di belakang Pasar Sembayat, tepatnya di Jalan Manunggal II Nomor 3, RT 011 RW 003, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar.

Sebelum petugas pemadam tiba, warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman mandiri untuk mencegah api semakin meluas.

Baca juga: Motor Bajaj Pulsar Mendadak Terbakar di Surabaya, Warga Panik Api Menyambar Kabel Internet

Kepala Dusun Sembayat, Moh. Akhsanul Khuloqi, mengatakan berdasarkan informasi warga, api pertama kali diketahui muncul dari rumah milik Sarwo Edi.

Kobaran api yang disertai asap pekat kemudian membesar dan dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Kondisi angin yang cukup kencang membuat api semakin cepat merembet.

Namun, api sudah terlanjur membesar sehingga sulit dikendalikan. Warga kemudian menghubungi Command Center Akas 112 Gresik untuk meminta bantuan.

Baca juga: Gedung Koperasi SDN 1 Cindogo Bondowoso Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik di Atap

Dalam penanganan kebakaran tersebut, personel dari Pos Kota dan Pos Dukun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik diterjunkan ke lokasi.

Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Damkar JIIPE serta petugas PLN yang melakukan pengamanan jaringan listrik di sekitar lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, mengatakan kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Laporan kebakaran kemudian diterima petugas melalui Command Center Akas 112 Gresik pada pukul 16.22 WIB.

Personel kemudian langsung diberangkatkan satu menit setelah laporan diterima untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi dengan membawa perlengkapan dan armada pemadam. Sesampainya di lokasi, kami melakukan size up (pemetaan) untuk mengetahui kondisi kebakaran, kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan hingga situasi benar-benar aman,” ujarnya.

Suyono menjelaskan, proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat kembali memicu kebakaran.

"Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pembasahan dan pendinginan area terdampak agar tidak terjadi penyalaan kembali, dua orang pingsan," ujarnya.

Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Namun, dua warga dilaporkan mengalami pingsan saat kebakaran berlangsung.

Sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.