Nekat Bakar Kamar Karena Tak Diberi Uang Cicilan Motor, Pria di Bantul Ini Langsung Kena Karma
Hari Susmayanti July 24, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Suasana malam di Padukuhan Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Bantul, berubah mencekam saat amarah MN (32) meledak usai melayangkan ancaman kepada orang tuanya pada Rabu (22/7/2026) malam.

MN nekat menyiramkan pertalite ke dalam kamar di rumahnya, lalu membakarnya.

Api pun langsung membakar kamar, namun beruntung perangkat desa dan Bhabinkamtibmas yang sebelumnya mendapatkan laporan berhasil memadamkan kobaran api hingga tak merembet ke bangunan lain.

Akibat kejadian ini, pelaku mengalami luka bakar di bagian kakinya dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Selain itu, seorang polisi juga mengalami luka bakar di bagian tangannya saat berusaha memadamkan kobaran api.

Aksi nekat ini dilakukan oleh MN karena kesal orang tuanya tidak memberinya uang Rp 15 juta untuk mengangsur sepeda motor.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, orang tua pelaku sebenarnya berusaha untuk memenuhi permintaan anaknya yang meminta uang Rp 15 juta.

Namun karena uang yang diminta cukup besar, orang tuanya tidak bisa memenuhi dengan cepat.

Sementara pelaku tidak sabar sehingga menjadi emosi.

"Orang tua sebenarnya sudah berusaha mencarikan dana, tetapi pelaku tidak sabar hingga akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran," katanya, kepada awak media, Kamis (23/7/2026).

Pelaku MN sendiri sudah menyiapkan aksi pembakaran itu sejak Selasa (21/7/2026) lalu.

Namun pada saat itu pelaku urung melakukannya.

Pada Rabu pagi, amarah pelaku kembali meledak karena uang yang dimintanaya belum tersedia.

Baca juga: Status Level III, Berikut Kondisi Gunung Merapi Jumat Pagi: 2X Guguran Lava ke Arah Kali Sat/Putih

Korban pun mengamuk di rumah.

Puncaknya pada malam hari, dimana amarah pelaku sudah tidak bisa lagi dikendalikan.

Warga yang mengetahui hal itu kemudian mencoba untuk meredakan amarah pelaku dengan mendatangi rumahnya.

Perangkat desa setempat bersama anggota Bhabinkamtibmas pun turun tangan untuk menengahi persoalan itu.

Namun amarah pelaku tetap tidak bisa diredakan hingga akhirnya nekat menyiramkan BBM jenis Pertalite ke dalam kamar.

Pelaku kemudian langsung menyalakan api hingga kobaran membesar.

Warga bersama Bhabinkamtibmas kemudian langsung memadamkan kobaran api.

Pelaku sendiri akhirnya langsung kena karma atas aksi nekatnya tersebut karena kaki dan punggungnya tersambar api.

MN pun langsung dilarikan ke RS Bethesda Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan medis.

Tak hanya pelaku, anggota Bhabinkamtibmas bernama Bripka Agustinus Sulistiyono yang berusaha memadamkan api mengalami luka bakar di bagian tangannya.

"Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan penanganan medis. Berkat respons cepat warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sehingga kebakaran tidak meluas," urainya.

Selain menyebabkan dua orang mengalami luka bakar, lanjut Rita, akibat kebakaran tersebut sejumlah barang yang ada di dalam kamar mengalami kerusakan, antara lain kasur, bantal, pakaian, jendela, serta kursi busa. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.

Polisi pun sempat mendalami kasus tersebut. Hasilnya, diketahui bahwa pelaku memiliki riwayat permasalahan keluarga yang telah berlangsung cukup lama.

Bahkan, beberapa kali sudah diperingatkan oleh warga karena dinilai sering membuat keresahan di lingkungan sekitar. 

"Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tandas Rita. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.