TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR – Jumlah kunjungan wisata di Kota Blitar terus menunjukkan tren positif. Sepanjang semester pertama 2026, total wisatawan yang datang ke berbagai destinasi di Kota Blitar mencapai 1.606.358 orang atau sekitar 1,6 juta kunjungan.
Data tersebut dirilis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, yang mencatat rata-rata 8.000 hingga 9.000 wisatawan mengunjungi destinasi wisata di Kota Blitar setiap harinya.
Kepala Disbudpar Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan saat ini terdapat sekitar 20 destinasi wisata yang tersebar di wilayah Kota Blitar.
Beberapa destinasi unggulan yang masih menjadi magnet wisatawan antara lain Makam Bung Karno, Istana Gebang, dan Agrowisata Belimbing Karangsari.
"Kalau dijumlah total, jumlah kunjungan wisata di Kota Blitar pada semester pertama ini sekitar 1,6 juta orang. Kalau dirata-rata ada 8.000-9.000 orang yang berkunjung di 20 destinasi wisata di Kota Blitar per hari," kata Rike, Jumat (24/7/2026).
Rike menjelaskan, tren kunjungan wisata mengalami peningkatan pada triwulan kedua 2026.
Pada triwulan pertama, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 721.582 wisatawan. Sementara pada triwulan kedua, angka tersebut meningkat menjadi 884.776 wisatawan.
Peningkatan ini menunjukkan minat masyarakat untuk berwisata ke Kota Blitar terus bertambah seiring membaiknya sektor pariwisata.
Menurut Rike, salah satu faktor yang mendongkrak jumlah wisatawan adalah strategi promosi digital yang terus dioptimalkan melalui berbagai platform media sosial.
Disbudpar Kota Blitar aktif mempromosikan destinasi wisata melalui Instagram dan TikTok agar semakin dikenal masyarakat luas, terutama kalangan generasi muda.
Selain promosi digital, bertambahnya fasilitas pendukung seperti hotel, penginapan, hingga kafe kekinian juga membuat wisatawan semakin nyaman berkunjung.
"Untuk penginapan juga bertambah, lalu kafe kekinian juga semakin banyak. Ini menjadi daya tarik dan pelengkap bagi wisatawan," ujarnya.
Tak hanya itu, layanan paket perjalanan wisata yang disediakan PT KAI Daop 7 Madiun turut memberikan kontribusi terhadap meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Blitar.
Ke depan, Disbudpar Kota Blitar juga tengah menyusun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk menghadirkan paket wisata Blitar Raya.
Paket tersebut akan menggabungkan berbagai destinasi unggulan, mulai dari wisata sejarah, wisata religi, hingga wisata edukasi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Kami sedang menyusun kerja sama dengan Kabupaten Blitar untuk membuat paket wisata, misalnya paket wisata sejarah, wisata religi, dan wisata edukasi," pungkas Rike.
(Tribunmataraman.com)