100 Siswa Baru SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Kediri Antusias Kejar Kuliah
faridmukarrom July 24, 2026 12:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Sebanyak 100 siswa baru SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Kabupaten Kediri menunjukkan semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Antusiasme itu terlihat saat mereka berdialog langsung dengan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) dalam kegiatan penyambutan siswa tahun ajaran 2026/2027, Kamis (23/7/2026).

Dalam sesi dialog, sebagian besar siswa mengajukan pertanyaan mengenai peluang memperoleh beasiswa kuliah setelah lulus dari sekolah berasrama tersebut.

Menanggapi hal itu, Mas Dhito mengingatkan para siswa agar tidak hanya terpaku pada beasiswa, tetapi lebih dulu fokus membangun prestasi melalui proses belajar yang maksimal.

"Beberapa pertanyaan anak-anak apakah akan mendapatkan beasiswa kalau masuk perguruan tinggi. Persoalan beasiswa itu seleksi alam. Prinsipnya hari ini saya minta kepada anak-anak untuk fokus belajar," kata Mas Dhito.

Baca juga: CEO PT Mash Moshem Sarankan Influencer Kecantikan Tulungagung, Kediri dan Blitar Jadi Beauty Preneur

Menurutnya, peluang mendapatkan beasiswa terbuka lebar dari berbagai pihak, mulai Pemerintah Kabupaten Kediri, perguruan tinggi, hingga lembaga lain. Namun, kesempatan tersebut hanya bisa diraih oleh siswa yang memiliki prestasi dan memenuhi syarat yang ditentukan.

Karena itu, Mas Dhito meminta seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School sebaik mungkin agar cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dapat tercapai.

Angkatan Pertama Jadi Motivasi

Mas Dhito mengungkapkan keberhasilan angkatan pertama menjadi bukti bahwa sekolah tersebut mampu mencetak lulusan berprestasi.

Dari 126 siswa angkatan pertama, mayoritas berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi.

"Harapannya angkatan ke-2, ke-3, dan ke-4 yang baru masuk ini bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai oleh angkatan pertama atau bahkan lebih baik lagi," ujarnya.
Sekolah Gratis untuk Anak Keluarga Kurang Mampu
Mas Dhito menegaskan setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Melalui SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga desil 1 hingga desil 4 untuk bersekolah sekaligus tinggal di asrama secara gratis.

Program tersebut diharapkan mampu membuka akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kediri.

Kisah Arfa, Hampir Gagal Sekolah karena Ekonomi

Kesempatan itu menjadi harapan baru bagi Arfa, siswa asal Desa Satak, Kecamatan Puncu.

Sebelum diterima di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Arfa mengaku hampir mengurungkan niat melanjutkan sekolah karena kondisi ekonomi keluarganya.

Untuk membantu orang tua, ia bahkan sempat mencari kayu bakar yang kemudian dijual guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya sebenarnya ingin sekolah, belum ingin bekerja. Akhirnya dapat informasi ada sekolah gratis, lalu saya mencoba mendaftar," tutur Arfa.

Arfa kini menjadi satu dari 100 siswa yang diterima dari total 298 pendaftar. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin agar dapat melanjutkan kuliah dan mengubah masa depan keluarganya.

Keberhasilan Arfa menjadi gambaran bahwa program sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Kediri tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik. 

(Isya Anshori/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.