GMKI Bintuni Gelar Mapper I 2026, Bupati Dorong Pembentukan Kader Berkualitas
Hans Arnold Kapisa July 24, 2026 02:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bintuni menggelar Masa Perkenalan (Mapper) I tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Juli 2026, di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni mengusung tema “Berubahlah! Temukan Kasih Allah dalam Peziarahan” yang dikutip dari Kitab Injil Lukas 24:31–33 dan Roma 12:2. 

Adapun Subtema kegiatan adalah “Berjumpa dalam Kasih Persahabatan dan Bertransformasi Bersama Seluruh Ciptaan.”

Mapper I GMKI ini resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pengawasan, Victor E. Ririhena, mewakili Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutan Bupati Teluk Bintuni yang dibacakan Victor E. Ririhena, ditegaskan bahwa fase awal pembentukan GMKI bukan kelemahan, melainkan fondasi penting membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan.

Baca juga: Jhoni Orocomna Terima Mandat Ketua GMKI Calon Cabang Teluk Bintuni

“Mapper memiliki arti penting sebagai pintu masuk pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian. Ikutilah seluruh proses dengan sungguh-sungguh agar menjadi pribadi unggul secara akademik, dewasa dalam kepemimpinan, kuat dalam iman, serta peduli sosial,” pesan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menaruh harapan besar terhadap perkembangan GMKI di daerah.

Seiring bertumbuhnya pendidikan tinggi, diharapkan semakin banyak generasi muda lahir sebagai sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan.

Pemerintah daerah juga menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama, sehingga organisasi kepemudaan seperti GMKI diharapkan menjadi mitra strategis.

Ketua Panitia, Aser Orocomna, mengatakan bahwa Mapper I menjadi langkah awal pembentukan kader GMKI Cabang Bintuni setelah organisasi tersebut resmi berdiri.

Baca juga: GMKI Manokwari Apresiasi Program Papua Barat Cerdas: Dorong Peningkatan SDM OAP

Ia juga melaporkan total penerimaan dana kegiatan mencapai sekitar Rp26 juta berasal dari iuran panitia, dukungan Bupati Teluk Bintuni, Kepala Dinas Perhubungan, serta sumbangan sejumlah pihak dan senior GMKI.

Sementara itu, Ketua GMKI Cabang Bintuni, Jhon Orocomna, menegaskan Mapper merupakan proses penting untuk memperkenalkan organisasi kepada anggota baru. 

Peserta dibekali sejarah, nilai, aturan organisasi, serta pembinaan iman dan pendidikan kepemimpinan.

“Kami sadar masih banyak kekurangan, tetapi ini adalah langkah awal membangun organisasi yang lebih baik. Kami berharap dukungan dari para senior dan seluruh pihak agar GMKI Cabang Bintuni terus bertumbuh dan melahirkan kader berkualitas,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.