TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan merekrut 90 tenaga perawat melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) guna memperkuat pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah.
Rekrutmen tersebut dijadwalkan mulai diumumkan pada pekan depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan penambahan tenaga perawat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sejumlah fasilitas kesehatan yang dikelola dengan pola BLUD.
"Insya Allah rencananya mulai pekan depan perekrutan sudah diumumkan," kata SF Hariyanto, Jum'at (24/7/2026).
Ia menjelaskan, para perawat yang lulus seleksi nantinya akan ditempatkan di berbagai unit layanan kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas yang menerapkan sistem pengelolaan BLUD.
Menurutnya, keberadaan tenaga perawat tambahan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan pasien hingga pelayanan medis dasar kepada masyarakat.
SF Hariyanto menegaskan, status kepegawaian yang dibuka dalam rekrutmen ini bukan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), melainkan tenaga kontrak yang bekerja melalui skema BLUD.
Sistem tersebut memungkinkan fasilitas kesehatan memenuhi kebutuhan tenaga sesuai beban layanan yang terus meningkat.
"Kebutuhan tenaga perawat di Riau terus meningkat seiring ekspansi layanan kesehatan di daerah dan pertumbuhan penduduk.
Baca juga: Harga Telur Naik Lagi di Pelalawan Setelah MBG Diaktifkan Kembali, Ini Penjelasan Diskoperindag
Skema BLUD memungkinkan pemerintah merekrut tenaga secara lebih fleksibel sesuai beban kerja fasilitas kesehatan," ujarnya.
Pemprov Riau berharap penambahan 90 tenaga perawat ini dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah, sekaligus membantu fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang lebih cepat, optimal, dan berkualitas kepada masyarakat.
"Bagi lulusan bidang keperawatan yang berminat mengikuti seleksi silahkan pantau pengumuman resmi Pemprov Riau yang akan disampaikan pada pekan depan. Nanti disana akan diumumkan jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftarannya," katanya.
( Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)