Harga Telur Naik Lagi di Pelalawan Setelah MBG Diaktifkan Kembali, Ini Penjelasan Diskoperindag
Firmauli Sihaloho July 24, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Harga telur ayam ras di Kabupaten Pelalawan terpantau kembali naik di pasaran, setelah sempat turun sejak bulan Juli lalu.  

Menurut Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Pelalawan, Hanafie, kenaikan harga telur terpantau sejak beberapa hari yang lalu.

Namun, lonjakan harganya tidak terlalu signifikan dan masih tetap terjangkau. 

"Kenaikannya bertahap mulai dari seribu sampai tiga ribu rupiah. Sekarang sudah mulai normal lagi," ujar Hanafie kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (24/7/2026).

Hanafie menerangkan bahwa sebenarnya kondisi harga telur ayam ras tidak naik, melainkan kembali ke harga normal. Kondisi ini dipengaruhi oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.  

Sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli, program MBG dihentikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada. Karena siswa sekolah libur kenaikan kelas.

Dapur MBG berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Alhasil, permintaan terhadap telur ayam menurun cukup drastis. 

Baca juga: 13 TSK Sindikat Perburuan dan Penjualan Gading Gajah akan Sidang di PN Pelalawan

Baca juga: Kecam Dugaan Pemukulan Wartawan di Siak, Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual

"Nah, menurunnya permintaan telur dari MBG, memengaruhi harganya di pasaran. Makanya jadi turun," tandas Hanafie. 

Setelah siswa-siswi kembali aktif belajar di sekolah pada tahun ajaran baru, dapur MBG kembali beroperasi untuk memasok makanan ke sekolah-sekolah. Secara otomatis, permintaan terhadap telur ayam ras kembali meningkat. 

"Permintaan naik, harganya kembali naik. Harga telur kembali normal lagi," beber Hanafie. 

Harga telur satu papan sampai Rp 52 ribu saat MBG masih aktif sebelum libur sekolah.

Ketika MBG berhenti akibat libur siswa, harga telur turun sampai Rp 10 ribu menjadi Rp 42 ribu per papan. 

Saat ini harganya kembali ke Rp 52 ribu per papan di pasaran. 

Hanafie memastikan, harga sembako yang bergerak naik hanya telur ayam saja. Sedangkan 19 item bahan pangan lainnya yang sering dipantau Diskoperindag masih normal dan belum ada lonjakan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.