SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Menjelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden 2026 pada 25 Juli hingga 5 Agustus mendatang, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, membeberkan target utama yang ingin dicapai timnya.
Berada di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan wakil Thailand Port FC, Tavares menegaskan lebih berfokus melihat komitmen, transisi permainan, serta kesiapan fisik para pemainnya.
Guna mencapai tujuan tersebut, pelatih asal Portugal ini memberi sinyal kuat akan melakukan rotasi pemain secara maksimal di setiap pertandingan babak penyisihan grup.
Dimana, turnamen yang diikuti delapan tim asal empat negara ini akan bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
"Target utama saya di Piala Presiden adalah melihat komitmen para pemain, terutama ketika tim kehilangan bola. Mereka harus aktif bergerak, memberikan dukungan kepada rekan setim, dan menjalankan transisi bertahan maupun menyerang dengan baik," kata Bernardo Tavares.
Demi mencapai tujuan tersebut, Bernardo Tavares memberi sinyal akan merotasi pemain dari tiga pertandingan babak penyisihan grup.
Laga pertama, Persebaya akan menghadapi Persija Jakarta, Minggu (26/7/2026). Kemudian meladeni PSMS Medan pada Rabu (29/7/2026). Terakhir menghadapi Port FC, Sabtu (1/8/2026).
"Besar kemungkinan kami akan memanfaatkan aturan delapan pergantian pemain. Kondisi fisik pemain saat ini memang belum sesuai dengan yang kami inginkan, sehingga rotasi menjadi hal yang penting selama turnamen," jelas pelatih berusia 46 tahun itu.
Rotasi dilakukan juga untuk melihat lebih jauh karakter pemain Persebaya yang mayoritas pemain baru.
Tercatat, Persebaya sudah merekrut 14 pemain baru. Tujuh pemain lokal, sisanya rekrutan asing baru. Jumlah itu belum final, terutama untuk pemain asing yang slotnya masih tersisa satu pemain lagi.
"Kami ingin melihat kemampuan seluruh pemain. Ada beberapa pemain kami yang baru pertama main di Indonesia, sehingga butuh waktu untuk membangun chemistry dengan teman-teman yang lain," terang Bernardo Tavares.
Persebaya sudah menjalani laga resmi perdana musim ini ketika menghadapi PSIS Semarang, pada Minggu (19/7/2026) di Stadion GBT dalam laga bertajuk 99th Anniversary Game.
Pada laga yang berkesudahan skor 2-2 itu, Bernardo Tavares menurunkan semua pemainnya secara bergantian.
"Piala Presiden adalah kesempatan untuk membangun tim. Saya ingin mengetahui pemain mana yang paling siap bermain dalam atmosfer pertandingan sesungguhnya, bukan hanya saat latihan," tambahnya.
Mantan pelatih PSM Makassar itu menilai proses membangun tim menjadi prioritas utama pada fase pramusim kali ini.
"Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan. Banyak pemain belum mencapai kondisi ideal, sehingga kami membutuhkan waktu untuk menyempurnakan semuanya," terang Tavares.
Menurut pelatih asal Portugal itu, padatnya jadwal pertandingan membuat tim pelatih harus cermat mengelola kondisi fisik pemain.
Baginya, setiap proses yang dijalani hari ini akan menjadi modal penting ketika
kompetisi resmi dimulai.
"Sejarah memang menunjukkan bahwa juara Piala Presiden belum tentu menjadi juara
liga. Namun, saya juga tidak percaya ada tim yang sengaja menolak untuk menang," ucapnya.
"Target kami tetap sama, yaitu terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Itulah fokus utama kami selama turnamen ini," pungkas Bernardo Tavares.