Bulog Bondowoso Pastikan Stok Beras 136,9 Ribu Ton Aman, Penyerapan Gabah Lampaui Target
Haorrahman July 24, 2026 04:49 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, 
Bondowoso – Perum Bulog Kantor Cabang (Kanca) Bondowoso memastikan ketersediaan stok beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman dan melimpah. Hingga 24 Juli 2026, total cadangan beras yang dikelola mencapai 136.902.196 kilogram atau sekitar 136,9 ribu ton, sehingga dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pemerintah.

Melimpahnya stok tersebut merupakan hasil optimalisasi pengadaan gabah dan beras dari petani lokal selama musim panen. Bahkan, realisasi penyerapan gabah di wilayah kerja Bulog Kanca Bondowoso telah melampaui target yang ditetapkan.

Pimpinan Perum Bulog Kanca Bondowoso, Eko Yudi Miranto, mengatakan penyerapan gabah petani di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo telah mencapai 106 persen dari target.

Baca juga: Saling Ejek di Medsos, Dua Warga Bondowoso Ditangkap Polres Situbondo

"Iya, penyerapan gabah juga sudah melebihi target," ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Eko menjelaskan, dari total stok sebanyak 136.902.196 kilogram, sekitar 91.533.997 kilogram tersimpan di gudang Bulog wilayah Kabupaten Bondowoso. Sementara 45.368.199 kilogram lainnya berada di gudang wilayah Kabupaten Situbondo.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pergudangan di sejumlah titik operasional membuat distribusi beras dapat dilakukan secara cepat dan efisien ketika dibutuhkan.

Baca juga: Kasus Kebakaran di Bondowoso Naik, 48 Kejadian dalam 7 Bulan

Ia menegaskan, cadangan beras yang tersedia menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga beras di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo.

"Alhamdulillah, stok beras yang kami kelola saat ini dalam kondisi sangat aman," kata Eko.

Baca juga: Jalur ke Kawah Ijen Rawan Kecelakaan, Dishub Bondowoso Ajukan Sarpras ke Pusat

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Kanca Bondowoso juga terus menjalankan berbagai penugasan dari pemerintah. Program tersebut meliputi penyaluran Bantuan Pangan, pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), serta pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dengan cadangan yang mencukupi, masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Bulog memastikan stok yang ada mampu mendukung kebutuhan penyaluran program pemerintah maupun menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.

Bulog Kanca Bondowoso juga berkomitmen menjaga kualitas beras yang disimpan agar tetap memenuhi standar kelayakan konsumsi. Di sisi lain, penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri akan terus dioptimalkan untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah.

"Ke depan, kami juga akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras dalam negeri guna memperkuat cadangan pangan pemerintah serta mendukung ketahanan pangan nasional," tambah Eko.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.