TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA – Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya kembali merilis pembaruan data harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit harian untuk wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun TribunPadang.com per Jumat, 24 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, pergerakan harga TBS kelapa sawit di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menunjukkan variasi harga yang cukup dinamis.
Para petani sawit di Kabupaten Dharmasraya disajikan informasi terkini agar dapat memantau estimasi pendapatan serta menentukan tujuan penjualan hasil panen mereka secara tepat.
Pada perdagangan hari ini, harga tertinggi TBS kelapa sawit tercatat mencapai Rp3.959 per kilogram.
Baca juga: Mobil Honda Freed Terbakar di Ahmad Yani Padang, Kerugian Capai Rp115 Juta
Capaian harga tertinggi tersebut dilaporkan oleh PT AWB berdasarkan ketetapan harga Dinas Perkebunan (Disbun).
Sementara itu, untuk posisi harga terendah berada di angka Rp3.265 per kilogram.
Harga terendah ini dicatatkan oleh Pabrik Kelapa Sawit PT Incasi Pangian.
Dengan demikian, terdapat rentang atau selisih harga TBS antar-PKS di Dharmasraya yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp694 per kilogram.
Secara keseluruhan, Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya mencatat rata-rata harga pembentukan TBS kelapa sawit pada hari ini berada di level Rp3.463 per kilogram.
Baca juga: Update Terbaru Harga Pangan Padang Panjang Juli 2026, Cek Rincian Lengkapnya
Selain TBS, komoditas brondolan sawit juga mencatatkan angka yang cukup menggembirakan bagi para petani.
Harga brondolan tertinggi hari ini ditawarkan oleh PT DSL dengan nilai sebesar Rp3.700 per kilogram.
Berdasarkan ringkasan data operasional PKS, terdapat total 8 PKS yang terdaftar dan aktif beroperasi di wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Seluruh PKS yang berjumlah 8 unit tersebut dilaporkan telah disiplin 100 persen dalam menyetorkan laporan pembaruan harga harian kepada instansi terkait.
Meski demikian, dari 8 PKS yang menyampaikan laporan harian, terdapat 2 PKS yang menginformasikan sedang tidak menerima alokasi buah sawit dari masyarakat umum pada hari ini.
Baca juga: Bank Nagari dan Padang Eye Center Perkuat Sinergi, Perluas Layanan Perbankan Terintegrasi
Untuk segmen Harga TBS Mitra, rincian patokan harga di masing-masing pabrik adalah sebagai berikut:
PT AWB memimpin di posisi teratas dengan patokan harga Disbun sebesar Rp3.959 per kg. Selanjutnya, PT HKI dan PT DL menetapkan harga pembelian yang sama stabilnya, yakni di angka Rp3.470 per kg. PT DSL menyusul di urutan berikutnya dengan memberikan penawaran sebesar Rp3.430 per kg.
Untuk PT SMP, harga TBS mitra berada di level Rp3.350 per kg, disusul PT SAK Timpeh yang membeli di harga Rp3.310 per kg. Adapun PT Incasi Pangian berada di kisaran Rp3.265 per kg, sementara PT TKA belum mencantumkan daftar harga terbaru pada pembaruan hari ini.
Sementara itu, untuk kategori Harga TBS Non-Mitra, peta harga relatif searah dengan segmen mitra, meski terdapat sedikit perbedaan pada beberapa PKS.
PT HKI dan PT DL sama-sama mematok harga non-mitra di level Rp3.470 per kg.
Baca juga: Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Padang Tangani 1.256 Kasus Non-Kebakaran Sepanjang Januari-Mei 2026
Di tempat lain, PT DSL membeli TBS non-mitra di angka Rp3.430 per kg, sedangkan PT SMP mematok harga Rp3.340 per kg.
Adapun untuk PT SAK Timpeh dan PT Incasi Pangian masing-masing mematok harga non-mitra sebesar Rp3.310 per kg dan Rp3.265 per kg.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni, terus berkomitmen menyajikan transparansi data harga sawit secara berkala demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan para petani daerah.