SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MADIUN - Aksi iseng siswa SDN Bangunsari 03, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, berujung kepanikan.
Jari tangan bocah berusia 7 tahun itu tersangkut di lubang meja belajar hingga tidak bisa dilepaskan, Kamis (23/7/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Ahmad Aryan Izzul Abror.
Saat jam pelajaran berlangsung, Ahmad memasukkan jarinya ke lubang pada meja belajar.
Namun, saat hendak dikeluarkan, jarinya justru terjepit dan tidak dapat dicabut.
Ahmad kemudian meminta bantuan guru untuk melepaskan jarinya.
Berbagai upaya dilakukan pihak sekolah, namun tidak membuahkan hasil.
Baca juga: Iseng Mainan Borgol Tanpa Kunci, Tangan Siswa di Ponorogo Malah Terkunci, Damkar Beri Pertolongan
Guru SDN Bangunsari 03, Lika Herawati, akhirnya menghubungi Pos 1 Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun sekitar pukul 08.32 WIB untuk meminta bantuan evakuasi.
Komandan Regu Damkar Pos 1 Kabupaten Madiun, Edy Yulianto, mengatakan setelah menerima laporan, petugas langsung berangkat menuju lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan.
"Petugas berangkat pukul 08.37 WIB dan tiba di lokasi pukul 08.42 WIB."
"Proses pelepasan jari dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan cedera pada korban," ujar Edy.
Petugas kemudian melakukan evakuasi secara perlahan agar jari korban tidak mengalami luka.
Setelah sekitar 21 menit melakukan penanganan, jari Ahmad akhirnya berhasil dilepaskan dari lubang meja pada pukul 09.03 WIB.
Edy memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.
"Jari tangan berhasil dilepas dan korban dapat kembali mendapatkan pendampingan dari pihak sekolah," katanya.
Baca juga: Diantar Damkar-Basarnas, Pria Obesitas 200 Kg Meninggal, Ini Penjelasan RSUD Blambangan Banyuwangi