TRIBUNNEWS.COM - Timnas Indonesia semakin percaya diri menyambut kiprah di Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship 2026.
Hanya beberapa hari sebelum pertandingan perdana, skuad Garuda menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani pemusatan latihan intensif di Bali United Training Center, Gianyar, Bali.
Selama hampir tiga pekan, pelatih John Herdman bersama jajaran staf kepelatihan mempersiapkan tim secara menyeluruh.
Program latihan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kondisi fisik para pemain, tetapi juga membangun pemahaman taktik dan kekompakan antarpemain agar tampil sebagai satu kesatuan di lapangan.
Bek senior Timnas Indonesia, Jordi Amat, merasakan langsung perubahan tersebut. Ia menilai skuad Garuda telah memiliki identitas permainan yang semakin jelas menjelang Piala AFF 2026.
Menurut Jordi, para pemain kini memahami peran masing-masing sehingga permainan tim tidak lagi hanya bergantung pada kemampuan individu.
Seluruh pemain mulai mampu menjalankan strategi yang diinginkan John Herdman dengan lebih baik.
"Ada chemistry, ada koneksi di antara semua pemain dengan ide yang ingin diajarkan dan ditunjukkan pelatih kepada kami tentang apa kekuatan kami," ujar Jordi Amat, dikutip dari BolaSport, Jumat (24/7/2026).
Ia menambahkan seluruh anggota tim memiliki fokus yang sama untuk menghadapi turnamen terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.
"Saya pikir semua orang sangat fokus dan sangat jelas apa target kami," lanjutnya.
Baca juga: Peluang Naturalisasi Timnas Indonesia Makin Besar, Pemerintah Usul Kewarganegaraan Ganda Terbatas
Lebih lanjut, Jordi mengatakan selama menjalani pemusatan latihan di Bali, para pemain ditempa melalui berbagai sesi latihan dengan intensitas tinggi, diskusi taktik, hingga pertandingan uji coba.
Rangkaian program tersebut membuat hubungan antarpemain semakin erat.
Mereka mulai memahami karakter rekan setim, mengetahui kapan harus melakukan tekanan, membangun serangan, maupun memberikan perlindungan saat bertahan.
Hasilnya mulai terlihat ketika Timnas Indonesia mengalahkan Bali United dengan skor 3-0.
Meski pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan menguras tenaga, Jordi menilai tim berhasil menerapkan materi latihan yang selama ini diberikan oleh pelatih.
"Kami akan melangkah selangkah demi selangkah," kata Jordi Amat.
"Saat ini kami fokus pada pemulihan karena pertandingan melawan Bali kemarin sangat berat. Intensitasnya sangat tinggi. Pelatih terkesan, begitu juga para pemain," sambungnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemain juga terus mempelajari rekaman pertandingan serta menjalani latihan untuk mempersiapkan laga pertama.
"Kami sangat senang karena kami menunjukkan apa yang kami latih setiap hari. Sekarang kami fokus, melihat banyak video, berlatih sebanyak yang kami bisa untuk mempersiapkan pertandingan pertama melawan Kamboja," tambahnya.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Di laga perdana, Timnas Indonesia akan melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7/2026) malam.
Jordi pun menargetkan kemenangan demi start yang ideal Timnas Indonesia di turnamen tersebut.
"Saya berharap kami bisa memulai turnamen secepat mungkin dan kami bisa mendapatkan kemenangan pertama untuk Indonesia di pertandingan pertama. Kemudian, tim pasti akan membangun kekuatan dari sana. Sangat bersemangat, sejujurnya," ujar Jordi.
Diketahui, Piala AFF menjadi turnamen yang memiliki sejarah panjang bagi Timnas Indonesia.
Sayangnya, hingga kini skuad Garuda masih belum berhasil mengangkat trofi juara meski sudah enam kali melaju ke partai final.
Harapan untuk mengakhiri penantian tersebut kini kembali menguat pada edisi 2026 kali ini.
Berbeda dengan beberapa edisi sebelumnya, Timnas Indonesia datang dengan komposisi pemain yang lebih matang dan berkualitas.
Selain dihuni pemain-pemain terbaik Liga Indonesia, skuad Garuda juga diperkuat sejumlah pemain eks diaspora, seperti Thom Haye, Jordi Amat, Ragnar Oratmangoen, hingga sejumlah nama lain yang menjadi tulang punggung tim.
Kombinasi ini diharapkan mampu membuat Timnas Indonesia memecahkan kutukan enam kali runner-up di turnamen level ASEAN tersebut.
Menarik dinantikan, kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 nanti.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (BolaSport.com/Sasongko Dwi Saputro)