Dejan Kulusevski & Mohammed Kudus absen dari tur pramusim Tottenham di tengah perjuangan rehabilitasi cedera
Budi Santoso July 24, 2026 06:33 PM

Tottenham menepikan Dejan Kulusevski dan Mohammed Kudus dari tur pramusim mereka ke Selandia Baru dan Australia, seiring proses pemulihan keduanya dari cedera jangka panjang yang masih berlanjut. Kulusevski belum bermain untuk klub sejak musim 2024-25, sementara Kudus telah absen sejak Januari.

Masalah cedera terus menghantui dua pemain kunci Tottenham

Para pendukung Tottenham kembali menerima kabar mengecewakan saat klub bersiap menjalani tur ke belahan bumi selatan, dengan Kulusevski dan Kudus sama-sama tidak masuk rombongan perjalanan. Tim asuhan Roberto De Zerbi dijadwalkan memainkan tiga pertandingan di Auckland dan Sydney, melanjutkan modal dari kemenangan 1-0 atas MK Dons.

Kondisi Kudus terasa sangat membuat frustrasi mengingat sebelumnya ada harapan ia semakin dekat untuk kembali bermain, setelah tidak tampil lagi untuk Tottenham sejak mengalami cedera paha depan yang cukup parah saat melawan Sunderland pada Januari. Mantan pemain West Ham itu memang sempat terlihat kembali berlatih di pusat latihan Spurs belakangan ini, tetapi keputusan akhirnya adalah tetap menahannya di London agar fokus pada pemulihan, alih-alih memaksanya menjalani tur lintas benua yang sangat berat.

Kulusevski masih jauh dari comeback

Gambaran yang ada untuk Kulusevski bahkan terlihat lebih tidak positif, karena ia sama sekali masih belum terlihat di fasilitas Enfield milik Tottenham, yang memicu kekhawatiran yang terus meningkat soal kondisi lututnya. Winger asal Swedia itu kini sudah 14 bulan tidak tampil dalam pertandingan kompetitif, setelah menjalani operasi tempurung lutut usai cedera yang dialaminya tepat sebelum Spurs menjuarai Liga Europa pada Mei 2025.

Absen selama 14 bulan menjadi perhatian besar bagi staf teknis, sebab sang winger pernah dianggap sebagai salah satu fondasi utama lini serang Tottenham. Wilson Odobert dan Xavi Simons juga tetap berada di London untuk melanjutkan rehabilitasi dari cedera masing-masing.

Pemain baru siap mencicipi tur debut

Meski sorotan utama tertuju pada cedera, ada pula antusiasme besar terhadap wajah-wajah baru yang masuk dalam skuad 35 pemain besutan De Zerbi. Yang paling menonjol adalah para rekrutan mahal dari jendela musim panas, termasuk dua pemain senilai £185 juta, Sandro Tonali dan Mateus Fernandes.

Andy Robertson, Jan Paul van Hecke, dan Martin Dubravka juga akan merasakan perjalanan pertama mereka bersama Spurs, meski Marcos Senesi mendapat tambahan waktu istirahat setelah membawa Argentina mencapai final Piala Dunia, sementara Guglielmo Vicario, yang dikaitkan dengan kepindahan ke Napoli, juga tidak dibawa usai mengalami cedera ringan dalam latihan baru-baru ini.

MENYUKAI CERITA INI?

Jadikan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak laporan kami

Rekonstruksi De Zerbi berlanjut

Tottenham nyaris terdegradasi musim lalu, selamat dari pertarungan menegangkan untuk menghindari turun kasta sebelum finis di posisi ke-17 Premier League untuk musim kedua beruntun, rangkaian hasil yang pada akhirnya membuka jalan bagi proyek rekonstruksi ambisius yang kini mulai terbentuk di bawah De Zerbi. Sejak itu, klub ini menjadi salah satu yang paling sibuk di bursa transfer Premier League, bergerak cepat untuk memperkuat hampir semua lini saat mereka berupaya memangkas jarak dengan tim-tim papan atas divisi tersebut, setelah sejauh ini sudah menggelontorkan £237 juta untuk rekrutan baru pada musim panas ini.

Meski pengeluaran itu besar, De Zerbi menegaskan proyek kebangkitannya masih jauh dari selesai. “Saya merasa sangat baik karena kami bekerja dengan baik. Saya pikir kami sedang membangun tim yang sangat bagus, dengan beberapa pemain baru yang sangat penting, dan kami memulai proyek ini di bagian lain dari sejarah klub,” kata pelatih asal Italia itu kepada SpursPlay. “Sekarang kami harus menyelesaikannya, karena ini belum selesai, aktivitas transfer kami, masuk dan keluar, tetapi saat ini saya sangat senang, sangat bangga, dan sangat positif.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.