Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 109 Edisi Revisi: Tradisi Kema Uma Gua
Febri Prasetyo July 24, 2026 07:38 PM

TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 109 bab 4.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 109, karangan Fitri Amalia, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni Kearifan Lokal,Warisan Leluhur.

Kearifan lokal adalah nilai, aturan, atau kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kearifan lokal mengajarkan cara hidup yang bijaksana, seperti menjaga alam, menghormati sesama, dan hidup rukun.

Warisan leluhur adalah segala peninggalan nenek moyang, baik berupa benda maupun budaya, yang masih dilestarikan hingga sekarang.

Jadi, kearifan lokal merupakan salah satu bentuk warisan leluhur. Semua kearifan lokal adalah warisan leluhur, tetapi tidak semua warisan leluhur merupakan kearifan lokal.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 109 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 109 : Tradisi Kema Uma Gua

Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 109

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 108 Edisi Revisi: Uji Kompetensi

B. Bacalah teks singkat berikut!

Kema Uma Gua adalah sebuah tradisi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini mengatur bahwa semua kebun masyarakat menjadi kebun adat dan pengelolaannya dipercayakan kepada pemimpin adat tertinggi yang akan mengatur ritual pembukaan dan penutupan musim tanam. Saat pembukaan musim tanam, masyarakat akan melakukan pembibitan dan penanaman padi. Bibit padi yang dipakai, diambil dari rumah adat Ana Deo. Selain terdapat bibit, di dalam rumah ada juga tersedia peralatan berkebun. Jika musim tanam berakhir, masyarakat tidak diperbolehkan menanam padi, harus diganti dengan tanaman lain seperti tanaman palawija contohnya jagung. Jika dilanggar, maka akan dikenakan denda.

Kebun adat pun memiliki aturan tersendiri, yaitu terdiri dari tujuh petak. Enam petak pertama melambangkan kebutuhan hidup manusia, dan petak ke tujuh melambangkan hadiah bagi burung, yang menjadi simbol pemilik alam.

Jawaban :

Kearifan lokal yang terdapat dalam tradisi Kema Uma Gua adalah:

  1. Menjaga kelestarian alam dengan mengatur waktu menanam dan mengganti tanaman setelah musim padi berakhir agar tanah tetap subur.
  2. Menghormati adat dan pemimpin adat, karena seluruh proses pembukaan dan penutupan musim tanam dipimpin oleh pemimpin adat serta menggunakan bibit dari rumah adat Ana Deo.
  3. Melestarikan siklus pertanian melalui aturan pergiliran tanaman (padi dan palawija) untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
  4. Menghargai makhluk hidup lain, terlihat dari adanya petak ketujuh yang dikhususkan sebagai "hadiah" bagi burung sebagai simbol pemilik alam.
  5. Menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab, karena masyarakat yang melanggar aturan adat akan dikenakan denda sehingga semua orang mematuhi kesepakatan bersama.

*) Disclaimer:

  • Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

(Tribunnews.com/Namira)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.