HANI 2026, Pemkab Kediri Ajak Keluarga Lindungi Generasi Muda dari Narkoba
Ndaru Wijayanto July 24, 2026 07:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui momentum Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat mengikuti Peringatan HANI 2026 secara daring dari Aula Kantor BNN Kabupaten Kediri, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi terkait.

Peringatan HANI tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Kediri.

Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Dewi mengatakan Pemerintah Kabupaten Kediri akan terus mendukung berbagai program pemberantasan narkoba melalui kerja sama lintas sektor.

Baca juga: Peringati HANI 2026, Pj Sekda Trenggalek Serukan Gerakan Bersama Lindungi Anak dari Narkoba

Menurutnya, sesuai arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, perang melawan narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Pemk akan terus memperkuat sinergi dengan BNN, TNI, Polri, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ucap Mbak Dewi.

Pihaknya menekankan keluarga memiliki peran penting sebagai benteng pertama dalam membangun karakter anak sekaligus mencegah mereka terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Karena itu, edukasi dan pendampingan harus dimulai dari lingkungan terdekat.

Selain keluarga, Mbak Dewi juga mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang kini semakin kompleks.

"Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan kepedulian dan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat, kita dapat menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkotika," tegasnya.

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba di Sidoarjo, Pengawasan Wilayah Perbatasan Ditingkatkan

Dalam kesempatan itu, Mbak Dewi juga mengajak masyarakat untuk mengisi kehidupan dengan kegiatan yang positif, kreatif, dan inovatif. Menurutnya, aktivitas produktif dapat menjadi benteng yang efektif dalam menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

Ia berharap semangat berkarya dan berprestasi terus tumbuh di kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, maupun masyarakat umum sehingga mereka memiliki ruang untuk mengembangkan potensi diri secara positif.

"Melalui kegiatan yang positif dan inovatif, masyarakat dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Andi Febrianto Ali mengatakan peringatan HANI juga menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penyalahgunaan narkotika yang terus berkembang.

Andi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap produk yang berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan narkotika, termasuk rokok elektronik atau vape.

Andi menjelaskan berdasarkan hasil uji laboratorium BNN ditemukan adanya liquid vape yang mengandung senyawa kimia bersifat adiktif serta zat narkotika.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan vape, sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur mengenai pembatasan penggunaannya.

"Temuan ini harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap produk yang berpotensi disalahgunakan sebagai media peredaran narkotika. Mari kita bersama-sama memberantas peredaran narkoba dan narkotika," pungkas Andi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.