TRIBUNNEWS.COM – Skuad Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF 2026 dinilai sangat spesial.
Pasalnya, Timnas Indonesia dihuni oleh pemain diaspora dan eks abroad. Tercatat ada 12 pemain eks abroad yang ada dalam skuad list Garuda untuk Piala AFF 2026.
Penialain tersebut datang dari pengamat sepak bola sekaligus founder akun Instagram @Pemain.Keduabelass, Kurnia Aji.
Menurutnya, komposisi 26 pemain pilihan pelatih John Herdman kali ini merupakan salah satu yang terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia di ajang Piala AFF.
Kurnia Aji menilai kualitas pemain Timnas Indonesia sangat merata di setiap lini. Kehadiran banyak pemain diaspora, ditambah sejumlah pemain yang memiliki pengalaman berkarier di luar negeri, membuat skuad Garuda tampil lebih istimewa dibanding edisi-edisi sebelumnya.
"Menurutku kalau semisal pemanggilan pemain ini, dua puluh enam pemain AFF kali ini pemainnya spesial banget," ujar Kurnia Aji kepada Tribunnews, Jumat (24/7/2026).
"Spesial banget dan dari belakang sampai lini depan kita memiliki pemain top."
Ia menilai pengalaman para pemain diaspora maupun eks pemain abroad menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di turnamen Asia Tenggara tersebut.
"Apalagi diperkuat banyak pemain diaspora dan ada beberapa pemain abroad atau eks abroad. Jadi memiliki pengalaman yang sangat baik untuk membela Timnas Indonesia di AFF kali ini," lanjutnya.
Meski menganggap kualitas Timnas Indonesia merata di seluruh posisi, Kurnia Aji menilai sektor penyerangan menjadi kekuatan terbesar skuad Garuda.
Menurutnya, Indonesia kini memiliki banyak pilihan pemain berkualitas yang mampu menciptakan perbedaan di lini depan.
Nama-nama seperti Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, Beckham Putra Nugraha, Mitchell Baker, hingga Jens Raven dinilai memiliki kemampuan yang dapat merepotkan pertahanan lawan.
"Menurutku di semua sektor kita memiliki kekuatan yang besar," ucap pria yang akrab disapa Aji tersebut.
"Tapi kalau ditanya yang terbesar, aku rasa di sektor depan."
"Kita punya Ragnar, kita punya Marselino, kita punya Beckham, kemudian ada Mitchell Baker juga, Jens," jelasnya.
Pria yang berdomisili di Bandung Jawa Barat itu juga menilai pengalaman para pemain, baik di kompetisi Indonesia maupun luar negeri, menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk tampil tajam sepanjang turnamen.
"Aku rasa mereka bermain di Super League ataupun pernah berbekal dari Liga Eropa. Itu sangat menguntungkan Timnas Indonesia di lini depan," katanya.
Benar saja, Timnas Indonesia saat ini diperkuat beberapa pemain yang pernah mengenyam pengalaman bermain di Eropa seperti Thom Haye, Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino Ferdinan.
Baca juga: Persib & Persija Sumbang Pemain Terbanyak Timnas Indonesia, Rivalitas Melebur Demi Garuda di Dada
Lebih lanjut, Kurnia bahkan membandingkan skuad Timnas Indonesia saat ini dengan generasi emas yang pernah diperkuat Boaz Solossa, Cristian Gonzales, Firman Utina, Hamka Hamzah, hingga Irfan Bachdim saat Garuda runner-up Piala AFF 2010.
Menurutnya, skuad yang kini dimiliki John Herdman memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan tim yang nyaris mengantarkan Indonesia menjadi juara Piala AFF beberapa tahun silam.
"Kalau dibilang skuad terbaik, menurutku masih setara dengan zaman ada Boaz, Gonzales, Hamka Hamzah, Firman Utina, dan Irfan," ujar Aji.
"Itu menurutku masih skuad terbaik di AFF yang hampir banget kita menjadi juara."
"Tapi skuad ini enggak beda jauh, 11-12 lah dengan skuad waktu itu," ujarnya.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki saat ini, Kurjia mengaku optimistis Timnas Indonesia mampu mengakhiri penantian panjang meraih trofi Piala AFF.
Ia bahkan memberikan peluang yang sangat besar bagi skuad Garuda untuk menjadi juara.
"Kalau komposisi pemain ini, aku yakin lah. Aku yakin 90 persen kita bisa juara," tegasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Vietnam tetap menjadi lawan terberat Indonesia.
Menurutnya, kekuatan Vietnam meningkat setelah menambah tiga pemain naturalisasi berdarah Brasil yang dinilai mampu membuat lini serang mereka semakin tajam, antara lain Do Hoang Hen, Nguyen Xuan Son dan Nguyen Tai Loc.
Meski begitu, Kurnia tetap percaya Timnas Indonesia memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing hingga partai final.
Timnas Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Skuad Garuda akan mengawali perjuangannya di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Dengan perpaduan pemain diaspora, eks pemain abroad, serta talenta terbaik Liga Indonesia, harapan publik agar Timnas Indonesia akhirnya memutus kutukan enam kali runner-up dan meraih gelar Piala AFF pertama semakin besar.
Kiper
1. Nadeo Argawinata (Persija Jakarta)
2. Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
3. Muhammad Riyandi (Persis Solo)
Bek
4. Brian Fatari (Dewa United)
5. Wahyu Prasetyo (Dewa United)
6. Jordi Amat (Persija Jakarta)
7. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
8. Sandy Walsh (Persib Bandung)
9. Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Gelandang
10. Kadek Agung (Bali United)
11. Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
12. Rizky Eka Pratama (PSM Makassar)
13. Ivar Jenner (Dewa United)
14. Thom Haye (Persib Bandung)
15. Shayne Pattynama (Persija Jakarta)
16. Rayhan Hannan (Persija Jakarta)
17. Marc Klok (Persib Bandung)
18. Tim Geypens (Bali United)
19. Eliano Reijnders (Persib Bandung)
Penyerang
20. Mitchell Baker (Vermont Green FC)
21. Egy Maulana Vikri (Dewa United)
22. Ragnar Oratmangoen (Persib Bandung)
23. Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung)
24. Saddil Ramdani (Persib Bandung)
25. Jens Raven (Bali United)
26. Marselino Ferdinan (Oxford United)
Senin, 27 Juli 2026
20.30 WIB - Timnas Indonesia vs Kamboja (Stadion Pakansari, Bogor)
Jumat, 31 Juli 2026
18.00 WIB - Timor Leste vs Timnas Indonesia (Chonburi Stadium, Thailand)
Senin, 3 Agustus 2026
20.30 WIB - Timnas Indonesia vs Vietnam (Stadion Pakansari, Bogor)
Jumat, 7 Agustus 2026
21.00 WIB - Singapura vs Timnas Indonesia (Jalan Besar Stadium, Kallang)
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)