TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi komplotan pencuri spesialis malam hari atau yang kerap dijuluki 'becak hantu' kembali meresahkan dan menggentayangi warga Kota Medan dan sekitarnya.
Kali ini, seorang wanita menjadi korban pencurian jemuran pakaian berbahan aluminium yang diletakkan di halaman rumahnya di Jalan Belibis 18, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (23/7/2026) sekira pukul 23.30 WIB.
Aksi nekad tiga pria pelaku pencurian tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas Closed-Circuit Television (CCTV) yang terpasang di rumah korban.
Korban, Sari (56), menceritakan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai satu unit becak barang.
Satu pelaku bertugas bersiap di atas stang becak sembari memantau situasi jalanan, sementara dua pelaku lainnya nekat memanjat pagar besi rumah korban.
"Jadi dua pelaku itu turun dari becak dan memanjat pagar besi rumah saya. Setelah berhasil masuk ke halaman, keduanya mengangkat jemuran, lalu membawanya keluar. Sedangkan satu pelaku lainnya tetap berada di atas becak barang untuk menunggu rekannya," kata Sari, Jumat (24/7/2026).
Sari mengungkapkan, proses pencurian tersebut berlangsung sangat singkat. Usai berhasil memindahkan jemuran aluminium ke atas becak barang, ketiga pelaku langsung tancap gas melarikan diri.
Meski menjadi korban kejahatan, Sari memilih untuk tidak membuat laporan resmi ke Polsek Medan Tembung lantaran menganggap nilai kerugian materiil barang miliknya tidak mencapai Rp2,5 juta.
"Saya khawatir laporannya tidak akan diterima. Harapan kami patroli polisi lebih sering dilakukan, terutama pada malam hari, supaya pencurian seperti ini tidak terulang lagi," ungkapnya.
(cr9/tribun-medan.com)