TRIBUNMANADO.CO.ID - Wilayah Kabupaten Sarmi, Papua, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 pada Jumat sore (24/7/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa guncangan terjadi pada pukul 18.21 WIB atau 20.21 WIT.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa terletak pada koordinat 2,28° Lintang Selatan dan 138,93° Bujur Timur.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 36 kilometer arah Barat Laut Sarmi, Papua.
Gempa ini tergolong gempa dangkal dengan kedalaman 16 kilometer.
BMKG memberikan catatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan.
"Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubaha seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X mereka.
Catatan:
Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah.
Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.
Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.
Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.
Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini