Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – Kepolisian Sektor (Polsek) Pandawai memberikan edukasi tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) di SMP Negeri 1 Pandawai di Kelurahan Kawangu, Pandawai, Sumba Timur, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan edukasi itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Pandawai Ipda Elia Zet Manuhutu. Ia didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Watumbaka Aipda Josua Laki Langi.
Para siswa diberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA serta berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan.
Materi yang disampaikan mencakup bahaya narkotika, psikotropika, zat adiktif lainnya, serta langkah-langkah pencegahan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
Baca juga: Sumba Timur Jadi Venue Tenis Meja pada PON XXII Tahun 2028
Kapolsek Pandawai, Ipda Elia Zet Manuhutu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
Edukasi diberikan agar para siswa mampu memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan NAPZA.
Kapolres Sumba Timur AKBP, Gede Harimbawa mengatakan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama.
Menurutnya, sekolah dan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan serta membangun karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
Generasi muda, kata dia adalah aset bangsa yang harus dijaga bersama.
“Edukasi tentang bahaya narkoba perlu dilakukan sejak dini agar para pelajar memiliki pemahaman yang kuat dan mampu melindungi dirinya dari pengaruh buruk penyalahgunaan NAPZA. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” ungkap Kapolres dalam keterangannya.
Selain cegah penyalahgunaan NAPZA, kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan pihak sekolah dalam melakukan pembinaan generasi muda dan mencegah kenakalan remaja di lingkungan pendidikan.
Selain siswa, kepala sekolah, dewan guru dan Ketua Komite SMP Negeri 1 Pandawai juga turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut. (dim)